Selasa, 22 Mei 2012

Cerpen Crazy Boy

Cerpen Crazy Boy adalah kisah harapan cinta yang tak kunjung datang. Cerpen Crazy Boy adalah kisah harapan akan cinta, berharap seseorang mau membukakan hatinya untuk secret admirer. Cerpen ini mengisahkan tentang seorang cowok yang dingin terhadap perempuan. Dia cuek, cool abis, tidak bergeming jika ada seorang cewek yang menyukainya. 

Cerpen crazy boy ini adalah kiriman dari salah satu anak SMK Almarwah kelas XI AK, Rita Rosita. Selamat membaca:







Pada hari yang sangat cerah, matahari muncul seakan memberikan senyuman pada murid di SMK AL-MARWAH yang saat itu sedang melaksanakan upacara, yang biasa di lakukan setiap hari senin, semua berbaris di lapangan dengan rapih tapi selalu diwarnai oleh muka-muka masam murid-murid.

Ya, pasti setiap upacara raut wajah murid-murid pasti masam ya lah . . . siapa yang mau berdiri tegap di lapangan sejam penuh pasti sangat jenuh, galau. Yang lebih parah tangan kaki pegal karena harus berdiri selama kurang lebih satu jam, tidak boleh ngobrol, dan satu lagi tidak boleh duduk karena ada guru kesiswaan yang siap mengawasi .

Terlihat dari ujung sampai ujung lagi, raut muka murid semua masam tapi ternyata ada salah satu murid yang raut mukanya berseri-seri seorang gadis berparas cantik, bernama Vita yang ternyata gadis kecil itu kelas satu jurusan akuntansi, heran. . . kenapa gadis itu senyam-senyum sendiri, ternyata dia sedang memandangi seorang pria tampan, berbadan tinggi tegap dan memiliki senyum yang manis dia adalah Zidan kelas 2 IPA.

Sedang asik-asiknya Vita memandangi Zidan seorang temannya yang bernama Heni menegurnya .

“ Hey . . .  kok melamun, sambil senyam-senyum sendiri lagi ada apa? . . . “ tegur Heni
“ eh . . . he . . . he . . .ngga ko ga ada apa-apa” balas Vita
“ ya udah . . . “
“Ssst . . . udah ah nanti ketauan guru kesiswaan loh “
Setelah mengobrol sebentar Vita langsung melanjutkan melamunnya lagi . . .
“Aduh . . . kok rasanya aneh yah kalau liat dia. . . ada apa sih denganku . . . aduh apa jangan-jangan aku suka lagi sama dia . . . “
“Aduh . . . tapi aku suka  . . . suka banget sama dia . . .” ujar Vita dalam hati

Tak terasa upacara pun telah selesai di laksanakan tiap-tiap pemimpin pasukan membubarkan pasukan nya , Vita terus saja menatap Zidan tak berkedip sedikit pun, sampai akhirnya . . .

“bruuk “ Vita menabrak salah seorang murid, spontan Vita pun langsung meminta maaf dan korban yang di tabrak Vita tadi memaafkan Vita, sejauh ini tidak ada masalah, Salah satu teman Vita  yang bernama Dina merasa ada yang tidak beres dengan Vita, Dina pun menanyakan sikap Vita baru-baru ini sangat aneh, mereka berdua pun mengobrol.

Vita menceritakan semua yang terjadi pada Dina dan Dina pun mendengarkan tanpa memotong pembicaraan Vita, Dina pun mengerti dengan apa yang diceritakan Vita dan mereka berdua pun merencanakan untuk menelusuri  Zidan lebih lanjut.

Dimulai dari mencari nomor Hp Zidan Vita dan Dina menanyakan pada salah seorang teman Zidan dan akhirnya mendapatkannya ternyata tidak sulit mendapatkan nomor Hp Zidan, Vita pun tidak buang-buang waktu, ia langsung menghubungui Zidan dengan mengirimkan sms satu sms Vita kirimkan isinya hanya basa-basi untuk berkenalan . . . 

Sudah sekian lama Zidan tidak membalas sms Vita, Vita kesal, ia pun terus saja mengirimkan sms tiap hari bahkan tiap menit sekali tapi sia-sai tidak di balas juga . . .  

Satu minggu berlalu Zidan pun baru membalas smsnyapria gila sudah satu minggu baru dibalas, entah dia tidak punya pulsa atau apa, yang penting Zidan membalas sms. Akan tetapi, smsnya hanya berisi satu kata “siapa? ” Dasar pria gila, sudah satu minggu Vita rutin mengirimkan sms, tapi saat ada balasan hanya satu kata

Pria ini sangat aneh, menjengkelkan sekali, tapi tak apa lah Vita pun membalas dengan membeberkan semuanya identitasnya. Namun, setelah itu Zidan hanya membalasnya dengan satu huruf  “O..“ pria gila  . . . Vita mulai putus asa . . . tapi Dina menyemangatinya lagi, rencana baru pun di bentuk . . . Vita akan mendekati Zidan di sekolah . .




Keesokan harinya di sekolah Vita melihat Zidan  sedang duduk sendirian di koridor. Vita pun menghampirinya dan bertanya “apakah saya boleh duduk disini? “  Vita bertanya dengan sopan tapi Zidan tidak  menjawab teguran dari Vita, dia hanya memandang Vita sekejap tanpa berkata lalu dia langsung pergi. . . 

Vita gendok setengah mati. Vita tidak pantang mundur, dia terus berusaha untuk sekadar berkenalan atau hanya menjadi teman dengan Zidan tetapi Zidan sama sekali tidak merespon. Pria yang sangat aneh... Vita akhirnya menyerah, dia tidak akan menyukai Zidan lagi.. Baru kali ini Vita menemukan pria gila dan aneh seperti Zidan. Vita memutuskan untuk menyukai pria lain saja dari pada suka pada Zidan, pria aneh dan gila. Pengalaman ini sangat menggelikan, Vita akan mengingat nya sampai kapan pun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar