Kamis, 17 Mei 2012

Melatih Kebebasan Berpendapat

Melatih Kebebasanberpendapat harus dari sejak dini. Tidak hanya bagi kalangan orang tua saja, anak kecil pun harus kita didik untuk belajar berargumen. Hal ini positif bagi perkembangan kecerdasan mereka, dan keberanian dalam berbicara. Mau benar atau salah, kita para orang tua harus menyikapinya secara positif. Beri penjelasan kepada mereka mana yang benar dan mana yang kurang tepat. Pendapat itu tidak ada yang salah, tergantung dari sudut pandang kita sendiri.





Melatih kebebasan berpendapat dari sejak dini seperti pada kejadian yang saya alami. Pada hari kemarin, tepat di halaman depan rumahku, ada sekelompok anak kecil yang mau berantem. Kejadiannya sore hari, saya perhatikan dan sengaja tidak langsung melerai mereka. Ada hal yang unik, sebelum mereka berantem, ternyata beradu argumen dulu. Satu anak lawan tiga, anggap saja yang mau berantem itu namanya Ihsan dan Rony, sedangkan temannya ihsan ada dua orang yaitu heru dan feri. Argumennya seperti berikut:

Rony : Kenapa kamu megang kepala saya
Ihsan : Kamu mau dipukul sama saya
Rony : Emank kamu nggak takut, saya bilangin ma ibu loh
Ihsan : Nggak, emank yang punya Ibu kamu doank, saya juga punya
 (Mungkin kalau ini benar, kayaknya Ibu mereka bakal pada berantem, seru kali yah!! Hahaha..)
Rony : Kamu nggak takut masuk neraka, saya punya Alloh
Ihsan : bingung ngejawab, lalu temannya nyeletuk
Heru : Udah San, pukul saja dia, emank Alloh mau nolongin dia gituh, lagian di sini dekat sama rumahku, jadi kalau ada apa-apa tinggal manggil Bapak saya saja.
Feri : Bener San, pukul saja biar kapok, Alloh kan punya kita semua bukan punya dia saja. Jangan takut!

Ketika si Ihsan mau memukul Rony, saya langsung melerai mereka dan menyuruh jangan berkelahi lagi. Akhirnya mereka pergi semua.

Sedikit saja pesan moral dari cerita percakapan di atas, yaitu ada hal-hal positif dari dalam diri mereka. Ketika mereka beradu Argumen, mereka setidaknya sudah belajar mengemukakan pendapat, ini hal yang positif loh menurut saya. Namun, ada kalanya kita harus melerai mereka supaya tidak melebihi batas. Bagaimana dengan Anak Anda, apakah sudah dilatih kebebasan berpendapat?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar