Jumat, 18 Mei 2012

Prinsip Manajemen Organisasi

Prinsip manajemen organisasi secara umum ada empat tahap yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Tahapan manajemen ini banyak diterapkan di dunia perusahaan maupun di sebuah organisasi.





Bagi anda yang masih bersekolah, Anda sangat beruntung membaca prinsip manajemen organisasi ini karena saya yakin Anda akan menjadi orang yang sukses di masa datang. Berorganisasi adalah penting bagi anak-anak sekolah untuk menggali bakat, potensi, kebebasan berpendapat, dan keahlian yang Anda miliki. Jangan ragu dalam menjalani hidup, karena hidup Anda, masa depan Anda akan ditentukan hari ini setelah Anda selesai membaca tulisan saya.

Oke, saya akan jelaskan tahapan pertama prinsip manajemen sebuah organisasi adalah Planning atau dalam bahasa indonesianya Perencanaan. Sebuah perencanaan matang, rasional, dijalani dengan konsistensi dan komitmen yang tinggi akan membawa Anda menuju keberhasilan. Hal yang paling sering terjadi dalam sebuah perencanaan kegiatan adalah merencanakan anggaran keuangan. Kenapa seperti itu? Karena masih banyak anak-anak kita yang masih awam mengenai perencanaan keuangan ini. 

Defuture Moment

Perencanaan kegiatan akan tercapai jika kita menyesuaikan aspek rasionalitas anggaran. Misalnya, Saya mau mengadakan acara bakti sosial 3 bulan ke depan dengan anggaran 30 Juta rupiah. 

Pertanyaan yang akan muncul pasti apakah sanggup dalam 3 bulan mengumpulkan dana sebesar itu?  Tidak ada yang tidak mungkin sih, bisa saja, tetapi itu tidak Rasional. Kenapa saya katakan tidak rasional. Oke saya akan jelaskan rumus perhitungan matematika dasar yah, ini saya dapat ketika saya masih smp dulu. 

Anda dalam seminggu mau merencanakan berapa hari waktu yang akan dipergunakan untuk mencari dana. Misalkan 3 kali artinya 3 hari waktu yang akan dipergunakan untuk menggalang dana dalam satu minggu, sisanya dipergunakan untuk mempersiapkan hal-hal lain selain kesibukan personal. Oke, berarti dalam waktu 3 bulan Anda cuman punya waktu 3x4x3=36 hari. 

Nah, sekarang Anda tentukan target penggalangan dana harus tercapai berapa?  1 Juta sehari, bisa saja tapi tidak rasional, kalau 100 ribu, sangat Rasional menurut saya. Anda dan teman-teman ada 15 orang misalnya, terserah Anda mau dibagi berapa orang untuk menyebar dalam pencarian dana selama satu hari tersebut. Satu hal yang harus dipersiapkan adalah referensi perusahaan yang akan Anda kunjungi. Semakin banyak semakin baik. 

Anda tinggal menset ke jadwal penggalangan dana, satu hari berapa perusahaan, perusahaan mana  saja yang akan di kunjungi. Setelah itu, Anda buat komitmen bersama teman-teman Anda, jika kurang dari target apa yang harus Anda lakukan, jangan sampai Anda menyalahi komitmen yang Anda buat.

Jika melebihi target, sisa uang mau dipakai untuk apa? Apakah buat konsumsi kalian biar semangat terus dalam menggalang dana sampai puncak kegiatan, atau hal lain. Semua itu kembali kepada komitmen Anda dan teman-teman. Kalau ternyata target hari pertama kita dapat 130,000 rupiah, nah 30 ribu sisanya akan dipakai buat konsumsi karena Anda sudah berkomitmen dengan yang lain. Jika kurang dari target, ikhlaskan jangan sampai membuat jadwal baru untuk mengganti kekurangan tersebut. Di sini diperlukan konsistensi dan disiplin yang tinggi.

Perencanaan di atas adalah salah satu kunci sukses kita meraih tujuan. Kalau 1 hari dapat 100,000 rupiah, bayangkan dalam 36 hari kita dapat dana sebesar 3,600,000 rupiah. Perhitungan ini sangat Rasional (masuk akal sehat). 

Kalau tadi 30 Juta itu tidak memperhitungkan aspek rasionalitas menurut saya. Apabila mau mengadakan suatu kegiatan, harus dipersiapkan, direncanakan dengan matang dari awal sampai akhir kegiatan.  Jangan membuang waktu, jangan menyalahi komitmen yang dibuat, tetap optimis, sebarkan energi positif kepada teman-teman Anda, dan yakinlah bahwa kalian bisa. Kalu tidak direncanakan dngan baik, acara pasti kacau, dana kurang, Anda dan teman-teman pasti pusing, itu karena Anda tidak pakai Planning, benar gak?  

Segitu saja dulu pemahamannya, mudah-mudahan dimengerti. Saya bukan bermaksud menggurui, karena saya pun masih dalam tahap belajar. Siapa tahu, potensi dalam diri Anda bisa lebih berkembang dan malah lebih dahsyat dari kebanyakan orang yah. Sampai jumap lagi pada tulisan saya selanjutnya. Keep spirit alive...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar