Selasa, 21 Agustus 2012

Obesitas

Pada umumnya Obesitas dapat dibagi atas dua kelompok besar, yaitu Obesitas tipe Android dan Obesitas tipe Gynoid.

Badan berbentuk gendut seperti gentong atau buah apel, perut membuncit kedepan, banyak didapatkan pada kaum pria, sehingga disebut pula obesitas tipe pria atau male type obesity. Tipe ini cenderung mengakibatkan penyakit jantung koroner, diabetes, dan stroke. Nama lain obesitas tipe ini adalah obesitas tipe sentral (central obesity), abdominal obesity, atau visceral obesity. Disebut obesitas viseral karena penimbunan lemak terjadi di dalam rongga perut (abdomen), tepatnya di sekitar omentum usus (viseral). Lemak viseral yang berlebihan ini memperoleh suplai darah dari pembuluh darah omentum, dan mengeluarkan banyak bahan kimia dan hormone ke dalam peredaran darah. Banyaknya lemak yang tertimbun dalam rongga perut mencerminkan makin lebarnya lingkaran pinggang (waist circumference) orang itu.

Banyak dijumpai pada kaum wanita, terutama yang telah masuk masa menopause, panggul dan pantatnya besar, dari jauh tampak seperti buah pir. Tipe ini dinamakan juga obesitas tipe wanita atau female-type obesity. Nama lain tipe ini adalah obesitas tipe perifer (peripheral obesity), atau gluteal obesity (dari kata gluteus yang berarti pantat).

Adapun cara menentukan derajat obesitas yang paling sering dipakai adalah dengan mengukur Body Mass Index atau BMI, yaitu dengan mengukur tinggi badan (dalam meter) dan berat badan (dalam kilogram), kemudian membagi berat badan dengan kuadrat dari tinggi badan. Lihat Rumus dibawah ini:


                           Berat Badan
BMI =                                                                    
               Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan  (m)

Contoh seseorang dengan berat badan 70 kg dan tinggi badan 160 cm, maka didapatkan

                     70
BMI  =                      = 27.3 (Gemuk)
               1.6 x 1.6

Menurut WHO, BMI orang normal adalah 18,5 – 24,9. BMI kurang dari 18,5 dikatakan kurus. Sedangkan BMI 25 keatas disebut obesitas, yang dibagi pula dalam obesitas derajat satu (BMI 25 – 29,9), obesitas derajat dua (BMI 30 – 39,9), dan obesitas derajat tiga atau morbid / severe obesity (BMI 40 atau lebih). Untuk lebih rincinya, berikut adalah table klasifikasi obesitas menurut WHO dan umum:


KLASIFIKASI OBESITAS WHO
BMI
POPULER / UMUM
(kg/m2)
Underweight
Kurus
< 18,5
Healthy weight
Normal
18,5 – 24,9
Obesitas derajat 1
Overweight / Gemuk
25 – 29,9
Obesitas derajat 2
Obesitas
30 – 39,9
Obesitas derajat 3
Obesitas Morbid / Berat
> 40

Berat badan yang sehat, normal, atau ideal (Healthy Weight) adalah berat badan yang bukan Underweight, bukan pula Overweight (Kegemukan) atau obesitas, berarti BMI 20 – 25, lingkar pinggang dibawah 88 cm untuk wanita dan di bawah 102 cm untuk pria.

Sumber: Hans Tandra, 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar