Senin, 13 Agustus 2012

Waktu Turunnya Rahmat dan Ampunan Alloh SWT

Berikut ini akan saya ceritakan kisah tentang seorang laki-laki yang berbakti dan memenuhi haknya kepada sang bunda. Kisah ini terjadi pada masa kekhalifahan Umar ra., pada waktu manusia tengah melakukan thawaf di Baitul Haram (Ka'bah suci Mekah) dalam suatu ziarah.

Secara kebetulan, ketika itu Umar ra. tengah berada di Ka'bah ditemani oleh Ali bin Abi Thalib ra. dan bersama beberapa orang sahabat lainnya. mereka terenyuh ketika menyaksikan seorang laki-laki yang tengah menggendong seorang wanita yang tengah lanjut usia, buta, dan tidak mampu bergerak. Dia menggendong ibunya sambil mengelilingi Ka'bah untuk melakukan tawaf dan mengucapkan talbiah.


Setelah Umar menanyakan sesuatu kepada lelaki itu, laki-laki tersebut kemudian berkata: 'Aku tidak peduli dia menjadikan aku sebagai binatang tunggangannya. Karena yang sedang aku lakukan ini adalah upaya untuk membalas sebahagian utangku kepadanya selama hidupku." Setelah itu, ia melantunkan ucapan talbiyah. "Labaikallahumma labbaik" (Wahai Tuhanku, aku penuhi panggilan-Mu kepadaku).

Mendengar jawaban laki-laki itu, Umar ra. berkata: Marilah kita ikuti melakukan thawaf bersamanya. Sekarang ini adalah waktu turunya rahmat dan ampunan dari Alloh. Mudah-mudahan dengan keberkahan bakti laki-laki ini kepada ibunya, kita juga mendapat curahan rahmat dan ampunan dari Alloh SWT.

Sumber: 40 kisah Islami

Tidak ada komentar:

Posting Komentar