Minggu, 30 September 2012

Hikmah dan Pahala Ibadah Haji

Ibadah haji adalah ibadah puncak bagi umat muslim yang melambangkan ketaatan, ketaqwaan, dan pengorbanan total kepada Sang Khalik. Disebut ipuncaknya ibadah umat islam karena ibadah haji adalah pengamalan rukun islam yang terakhir dari lima rukun islam syahadat, sholat, zakat, puasa, dan naik haji.




Ibadah haji merupakan merupakan salah satu keutamaan ibadah dan menjadi penyempurna keislaman seseorang. Bersyukurlah apabila kita telah mampu melaksanakan salah satu rukun islam yang terakhir ini. Bagi umat muslim yang belum mampu, banyaklah berdoa dengan kekhusuan dan keikhlasan hanya kepada Alloh semata, agar suatu saat bisa mengikuti jejak umat muslim yang sudah melaksanakan haji.

Banyak hikmah dan pahala yang terkandung dalam pelaksanaan ibadah haji ini. Hikmah yang harus kita yakini dan fahami adalah menyadari bahwa ibadah haji itu seperti jihad, penyerahan diri secara total kepada Alloh, dan syiar islam dalam menegakan agama di jalan Alloh SWT. Jihad seperti berperang di jalan Alloh, membela agama Alloh, membela keyakinan dan kepercayaan kita terhadap Sang Pencipta.

Penyerahan diri secara total berarti ketaatan tinggi, kepatuhan, dan keikhlasan hati seorang muslim terhadap perintah dan larangan Alloh SWT guna mencapai predikat Taqwa seperti halnya menyembelih hewan qurban yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim a.s. Syiar islam berarti ibadah haji sebagai salah satu metoda dakwah, komunikasi antar umat muslim di seluruh dunia, dan tranformasi atau pertukaran budaya dan adat istiadat umat muslim di seluruh dunia.

Berikut adalah beberapa keutamaan dan pahala yang telah dijanjjikan Alloh SWT bagi umat muslim yang melaksanakan ibadah haji:

  1. Diampuni segala dosa-dosanya, sesuai dengan hadits Rosululloh SAW yang diriwayatkan oleh Bukhori Muslim: "Barang siapa yang melaksanakan ibadah haji karena Alloh , dengan tidak melakukan rafats (berkata-kata kotor) dan tidak berbuat fusuk (Durhaka), maka ia akan kembali suci seperti bayi yang baru dilahirkan dari kandungan ibunya (tanpa dosa)."
  2. Memperoleh surga yang telah dijanjjikan, sesuai dengan sabda Rosululloh SAW yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Thabrani: “Haji Mabrur pahalanya tiada lain kecuali surga.”
  3. Biaya yang telah dikeluarkan untuk berhaji akan dilipatgandakan tujuh ratus kali lipat oleh Alloh SWT seperti sedekah dijalan Alloh. Sesuai dengan hadits Rosululloh SAW yang diriwayatkan Ahmad dan Turmudzi: “Pembiayaan dalam perjalanan haji bagaikan pembiayaan di jalan Alloh satu dirham diganjar dengan 700 (tujuh ratus) lipat ganda.”
  4. Memperoleh pahala jihad yang paling utama sebagaimana hadits dari Aisyah r.a yang diriwayatkan oleh Bukhori: “Aisyah r.a berkata: Kami berpendapat bahwa jihad adalah amalan yang paling utama, apakah kami tidak boleh berjihad ya Rosululloh? Rosululloh SAW menjawab Jihad yang paling utama adalah Haji Mabrur.”
  5. Meninggal dalam perjalanan ibadah haji sama pahalanya seperti orang yang mati syahid. Sesuai dengan Hadits riwayat Muslim: “Barang siapa yang wafat dalam perjalanan Haji maka ia seperti orang yang wafat di jalan Alloh.
  6. Alloh SWT akan mengabulkan Segala doa baik itu untuk dirinya sendiri maupun doa untuk orang lain. Sesuai dengan hadits riwayat Abu Nuaim Alasfahani): “Barang siapa datang berhaji semata-mata karena Alloh, maka Alloh akan mengampuni segala dosa yang terdahulu dan yang kemudian dan memberi syafaat bagi orang yang didoakannya.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar