Jumat, 26 Oktober 2012

For Better Life Future

Pernah merasa hidup kamu tidak berguna? Seakan akan kamu pingin bunuh diri karena masalah besar menimpa. Atau begitu banyak permasalahan datang silih berganti. Dimarahin orangtua karena sering keluyuran malam. Di cuekin ma teman sendiri. Diomelin kakek karena main terus. Diomongin sama ayah karena dituduh mabuk.

Rumah seakan-akan seperti neraka, tidak betah rasanya berlama-lama diem di rumah sendiri. Mau ngelakuin ini diomelin, mau ngelakuin itu diomelin juga. Hidup seakan-akan menjadi serbasalah. Si Do’I mutusin sepihak hubungan kamu karena selingkuh sama teman sendiri. Hidup terasa semakin kejam buat kamu. Apa gunanya hidup jika seperti ini kenyataannya.

Melihat keluarga orang lain sangat bahagia, kita jadi iri. Melihat keluarga teman sangat akur, setiap habis makan malam selalu bercengkrama sekeluarga. Rasanya kebahagiaan itu sangat sulit kamu raih. Hidup bagi kamu seolah-olah menjadi tidak adil dan pilih kasih. Dimanakah orangtua ketika kita masih bayi, kasih saying mereka tiada duanya tidak seperti sekarang.

Begitulah perumpamaan seorang remaja yang sedang galau. Mereka butuh pendamping untuk saran dan nasihat yang positif agar mereka tidak berperilaku negative. Pendidikan agama disini sangat penting agar mereka tidak terlarut dalam kegalauan sehingga berakibat pada remaja yang brutal, sukanya tawuran, geng-gengan, geng motor, dsb.

Senakal apa pun seorang remaja, berilah kelembutan, hadirkan suasana surga dirumah anda, dan kasih pengertian kepada anak remaja anda selagi dia santai. Jangan terburu-buru menghakimi, cari suasana diskusi yang nyaman. Beri mereka ruang untuk berbicara.

Kehidupan memang tak seperti membuka telapak tangan. Sangat sulit jika kita tidak ikhlas melaksanakan tahap-tahap penyelesaian suatu masalah. Seorang remaja sangat membutuhkan doa, saran, dan pelukan hangat dari orangtua agar mereka merasakan kenyamanan, kebahagiaan, dan suasana surga hadir kembali seperti ketika kita masih kecil. Penuh pelukan hangat, penuh kasih sayang, dan penuh gelak tawa.

Buat kamu sang remaja mandiri, kegalauan jiwa akan tergantikan jika kamu shalat lima waktu dengan khusyu. Allah SWT akan menghilangkan rasa, kebencian, masalah yang menimpa dengan suasana hati yang sejuk dan indah. Jangan takut dengan masalah, seiring waktu masalah akan hilang dengan sendirinya. Ada hal-hal yang lebih penting dan lebih baik daripada mengurusi masalah yang tak kunjung selesai.

Kerapuhan hati dan jiwa adalah kelemahan kita sebagai manusia. Belajarlah menerima tantangan hidup dan menerima masalah. Kedewasaan, pola pikir, keyakinan kita akan lebih kuat, lebih tahan banting, dan lebih sabar menerima sepahit apapun hidup.

Terakhir, banyaklah bersyukur dalam hidup ini, tersenyumlah meskipun anda tidak bahagia, berbuat baiklah meskipun anda tidak bisa secara materi, dan selalu rendah hati. Percayalah kamu akan menemukan sesuatu yang terbaik jika kamu tahu apa hakikat sebenarnya hidup ini. For better life future.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar