Sabtu, 27 April 2013

Uje pun terbawa Mimpi

Para pelayat yang merupakan jemaah pengajian ustad Uje dari luar pulau jawa sampai hari ini terus berdatangan ingin melihat langsung tempat Uje disemayamkan. Dan diperkirakan sampai hari ke-tujuh para pelayat akan terus memenuhi rumah bekas tempat tinggal Uje.

Media televisi yang mulai dari hari kemarin menayangkan terus berita tentang meninggalnya Uje. Dan bahkan sampai hari ini pun beritanya terus tayang membuat salah satu teman saya, namanya Insan. Dia bercerita kalau semalam dia bermimpi diajak ikut ma Uje, Uje memegang tangan beliau dan mengajaknya supaya ikut bersama dia.

Maksudnya diajak supaya ikut mati bersama Uje, dalam pikirannya wah ini kayanya hari terakhirku di dunia ini. Tapi dia terus menolak ajakan Uje, sampai-sampai mau berantem. Tapi gak keburu beranteum, karena dia langsung terbangun begitu suara adzan subuh, “Alhamdulillah ternyata saya belum mati” kata insan sambil mengehela nafas panjang dan bergegas untuk mengambil wudlu.

Sempat saya ketawa sejenak, namun, itulah mimpi. Terkadang hal-hal yang sering kita temui terbawa ke alam bawah sadar kita. Begitupun teman saya ini, ketika dia melihat pemberitaan televisi  yang terus gencar memberitakan kematian Uje dari mulai proses, sebab, akibat, dan proses pemakaman. Membuat pikiran kita terus diselimuti berita tersebut, bahkan sampai ada yang terbawa ke dalam mimpi seperti teman saya.

Namun, itu semua hanya mimpi. Uje adalah sosok pejuang Syiar Islam yang mudah diterima di semua kalangan. Kalau terbawa mimpi, ya Alhamdulillah bisa ketemu Uje meskipun cuma di dalam mimpi saja. Bagi yang belum ketemu, berdoalah agar bermimpi ketemu Uje. Atau tonton terus beritanya, siapa tahu bisa terbawa ke dalam mimpi, dan ketemu deh ma Uje, hehe..

Sudah ketemu belum dengan Uje?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar