Senin, 06 Mei 2013

3 rahasia kematian

Tiap-tiap Jiwa akan merasakan mati, dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukan ke dalam surga sungguh beruntunglah ia. Kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. (QS : Ali-Imran 185)
Wafatnya Ustaz Jefry Al-Buchori, seorang dai muda yang popular, gaul, dan sangat dicintai ratusan ribu masyarakat Indonesia memberikan pelajaran untuk kita semua bahwa kita tidak akan pernah luput dari kematian. Namun, kadangkala kita sering terlena oleh hal-hal keduniawian sehingga kita lupa diri.
Pengajian Ustz. Qomarudin Shaleh
Kematian adalah Rahasia Tuhan, Tuhan sajalah yang tahu kapan kita mati. Tuhan sengaja merahasiakan kematian seorang manusia agar dia selalu berhati-hati dalam menjalani hidup, agar selalu waspada, dan mawas diri ketika kematian itu datang menjemputnya.

Ada tiga Rahasia Kematian yang akan dan selalu terus menjadi rahasia Tuhan bagi seluruh manusia:


  • Tuhan merahasiakan Tempat dimana kita mati (Where).


  • Tak ada seorang manusia pun yang tahu dimana dan kapan saaatnya dia mati. Apakah kita mati ketika kita berada di Rumah Sakit, di jalan, di mesjid, di trotoar, di tempat hiburan, di pertokoan, di sungai, di laut, di tempat rekreasi, atau di rumah  kala sedang berkumpul bersama keluarga. Tak ada manusia pun yang mengetahuinya, karena ini adalah Rahasia Tuhan.

    Namun, kita semua pasti berharap kematian datang menjemput ketika kita sedang berada di tempat yang baik dan dimuliakan Tuhan, bukan lagi berada di tempat yang penuh dosa dan kemaksiatan.



  • Tuhan merahasiakan Cara kita mati (How).


  • Bagaimana cara kita mati? Tuhan pun merahasiakannya. Tuhan telah menunjukan ribuan cara kita mati, apakah kita mati karena kecelakaan lalu lintas, apakah kita mati karena sakit parah yang tak kunjung sembuh, apakah kita mati karena dibunuh, tertembak peluru, berkelahi, atau karena berjuang di jalan Tuhan. Tuhan pun merahasiakannya.

    Namun, kita pun terus berharap kalau kematian itu datang dengan cara yang baik dan indah tanpa rasa sakit dan penuh kelembutan.


  • Tuhan merahasiakan Waktu kematian (When).


  • Tak ada seorang manusia pun yang tahu kapan tiba saatnya kita mati, Tuhan pun merahasiakannya. Apakah kita mati di waktu kecil, di waktu muda, atau di waktu tua. Apakah kita mati di waktu subuh, pagi, siang, sore, atau malam hari. Sekali lagi, Tuhan pun merahasiakannya.
    Namun, kita pun terus menerus berharap kematian itu datang di waktu- waktu yang baik dan dimuliakan oleh-Nya.

    Apakah kita sudah siap untuk mati? Kalau kita selalu mengingat kematian, percayalah upaya-upaya yang diridoi Tuhan yang kita lakukan untuk mempersiapkan diri, akan menjadi bekal kita untuk mati dalam keadaan mulia.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar