Senin, 20 Mei 2013

Bangkitlah Indonesiaku


Cerita lucu kali ini adalah tidak lucu, kenapa tidak lucu? Kalau masalah Bangkitlah Indonesiaku seharusnya jangan di buat jadi tulisan cerita lucu. Akan tetapi apa boleh buat, nasi sudah jadi bubur, ya sudah deh dibuat aja cerita lucu tentang bangkitlah Indonesiaku ini. Tidak terlalu lucu sih tapi mudah-mudahan aja ceritanya lucu. Hehe.. baca aja deh..

Di Indonesia Tanggal 20 Mei diperingati sebagai HariKebangkitan Nasional, kenapa disebut Harkitnas? Karena tanggal 20 mei cikal bakal Indonesia Merdeka. Tanggal 20 mei 1945 lahir sebuah organisasi pemuda Budi Oetomo.

Arfa cium sapi yang mau dipotong, sebuah ciuman
perpisahan yang sangat manis
Momen kebangkitan Nasional ini  adalah momen penting sejarah kebangkitan para pemuda Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Kita sebagai pemuda jaman sekarang harus sadar diri kalau tanpa perjuangan para pahlawan muda jaman dahulu, kita tidak akan seperti sekarang ini menikmati kebebasan dalam hidup.

Akan tetapi kebebasan juga harus dibatasi dan sesuai dengan norma-norma kaidah agama yang berlaku di Negara kita. Jangan karena kita merdeka nih, karena kita harus bangkit nih, sampai ke rok-rok pun ikutan bangkit. Makin kesini perempuan-perempuan jaman sekarang makin berani, pake celana pendek di tempat umum, sampai pendek banget, katanya sih untuk memperingati hari Kebangkitan Nasional ceritanya.

Apapun itu, kita harus bangkit, kita harus sadar dan mau berubah, kalau bisa berubah jadi Iron Man kenapa tidak? Jangan disalah artikan momen kebangkitan nasional ini, gara-gara harus Indonesia harus bangkit, para dukun pergi berbondong-bondong ke kuburan untuk membangkitkan orang mati.

Jangan sampai seperti tadi, kita harus bangkit, kita harus merasa bebas. Sudah bebaskah anda? Atau mau keluar rumah aja malesnya minta ampun, katanya sih malu sama tetangga sebelah. Pemuda hari ini malu-malu tapi mau, gede kemauannya tapi mentalnya cemen. Betul gak? Mudah-mudahan enggak yah, mungkin saja karena hukum di Negara kita ini masih ngambang.

Kenapa ngambang, tau gak UUD 1945 pasal 34, waktu SD kita diajarin PPKN pasti tau. Disana disebutkan kalau “fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh Negara.” Di sana tidak disebutkan dengan jelas Negara mana yang memelihara fakir miskin. Ini yang disebut ngambang. Orang awam pun jadi bingung.

Berbicara soal hukum, Negara kita ini sebetulnya sudah baik, apalagi kehadiran KPK sekarang sangat bagus. Semua orang di Indonesia dihadapan hukum sama kedudukannya. Indonesia itu paling sip dalam segi hukum, tapi tidak sepintar Manchester City, kenapa? Manchester City sangat pintar dalam menyamakan kedudukan.

Mari kita bangkit, untuk kemajuan diri dan Tanah Air tercinta ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar