Jumat, 10 Mei 2013

Bijak dan cerdas Berinvestasi Emas


Hati-hati loh dalam berinvestasi emas, harus bijak dan cerdas karena Investasi Emas masih sangat rentan penyimpangan dan penyelewengan. Hal ini terbukti dengan masih maraknya penipuan dalam investasi emas. Hal ini diketahui dari berita terbaru kompas, Otoritas Jasa keuangan (OJK) yang telah melaporkan 24 perusahaan tanpa izin operasi ke satuan tugas investasi atau satgas investasi.

Outlet ATM Panin Bank
di Citylink
Dewan Komisaris Edukasi dan Perlindungan Konsumen (OJK) Kusumaningtuti Soetiono mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi terkait 24 perusahaan tersebut dari nasabah yang mengadu ke contact center OJK. Menurut dia, sebagian besar perusahaan tersebut bergerak di bidang investasi emas.

Selain minim pengawasan, kurangnya publikasi atau edukasi dari pemerintah terutama dari tiga lembaga pemerintahan yaitu Menteri keuangan, Bank Indonesia, dan Menteri Perdagangan  yang menyebabkan tingginya penyimpangan dalan berinvestasi.

Pengawasan, publikasi, edukasi, dan sosialisasi dari ke-tiga lembaga pemerintah dan semua pihak menjadi bagian penting dalam memproteksi tindakan penyelewengan invetasi emas ini.

5 Kelebihan Berinvestasi Emas
  1. 1.       Emas itu kebal inflasi, emas tidak akan terpengaruh inflasi karena nilainya cenderung diatas inflasi
  2. 2.       Kenaikan harga emas jauh lebih cepat daripada ongkosnaik haji
  3. 3.       Emas lebih tepatnya disimpan untuk investasi jangka panjang
  4. 4.       Diversifikasi investasi seperti deposito, property, atau saham karena harga emas cenderung naik terus
  5. 5.       Emas menjadi salah satu komoditas yang memiliki harga stabil, bisa dijadikan salah satu tolak ukur untuk membantu perekonomian Indonesia.



1.       Emas Palsu, risiko yang sering terjadi saat berinvestasi, untuk itu, disarankan agar berinvestasi ke lembaga yang memiliki kredibilitas dan memiliki garansi keaslian emas tersebut. Ini sangat mungkin terjadi karena kemajuan teknologi memungkinkan emas dipalsukan sehingga masyarakat mudah tertipu atau dikelabui.
2.       Investasi Bodong, investor juga perlu waspada jika ingin berinvestasi agar tidak tertipu manajer investasi, pilih manajer investasi yang memiliki track record yang baik dan terbukti.
3.       Risiko penyimpanan,  sering ditemui investor, waspadai penipuan agar risiko dapat diminimalisir.
4.       Fluktuasi harga turun, kecendrungan naik tidak menjamin harga emas akan naik terus, karena selalu ada turun naik dalam setiap pergerakan harga. Waspadai bulan-bulan dimana emas akan memiliki kecendrungan turun seperti pada bulan Januari hingga April harga emas memiliki kecendrungan turun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar