Minggu, 05 Mei 2013

Nasihat Pengantin

Nasihat Pengantin yang akan saya kemukakan berikut adalah sebuah Nasihat Pengantin sederhana diperuntukan buat sepasang laki-laki dan perempuan yang akan membina bahtera rumah tangga. Pernikahan adalah Jalinan atau ikatan tali kasih antara seorang laki-laki dan seorang perempuan untuk hidup bersama baik suka maupun duka sehidup semati.


Perjalanan hidup berumah tangga akan menjadi ujian sepasang calon pengantin untuk saling setia dan saling menerima satu sama lain. Kedewasaan menjadi seorang Ibu atau Bapak akan teruji ketika sepasang suami stri telah dikaruniai anak. Perjalanan hidup yang utama dalam berumah tangga adalah mengharap keridoan Allah SWT.

Saling mengisi kekurangan dan kelebihan baik itu suami maupun istri, menghilangkan ego masing-masing demi keutuhan rumah tangga, dan selalu sabar adalah hakikat dari perwujudan rumah tangga yang sakinah mawadah wa rohmah.

Berikut ini adalah Nasihat Pengantin yang harus selalu kita tanamkan, kita ingat, dan kita praktikan dalam kehidupan kita agar kita memperoleh Rido Allah :
Untuk Pengantin Laki-laki
Istri yang kau nikahi tidaklah semulia Siti Khadijah
Istri yang kau nikahi tidaklah setaqwa Siti Aisyah
Istri yang kau nikahi tidaklah setabah Siti Fatimah
Istrimu hanyalah seorang wanita biasa
Yang punya keinginan untuk menjadi istri solehah bagimu

Untuk Pengantin Perempuan
Suami yang menikahimu tidaklah semulia Nabi Muhammad SAW
Suami yang menikahimu tidaklah setaqwa Nabi Ibrahim as
Suami yang menikahimu tidaklah setabah Nabi Ayyub as
Suami yang menikahimu tidaklah setampan Nabi Yusuf as
Suami yang menikahimu tidaklah segagah Nabi Musa as
Dan suami yang menikahimu tidaklah sekaya Nabi Sulaiman as
Suamimu hanyalah Pria akhir zaman
Yang punya keinginan untuk menjadi suami yang shaleh bersamamu

Pernikahan mengajarkan kewajiban untuk bersama
Suami adalah Nakhoda kapal, istri adalah Navigatornya
Jika suami khilap, bersabarlah dan sedikit demi sedikit peringatkan dia

Pernikahan mengajarkan kewajiban untuk hidup bersama
Untuk belajar meniti sabar dan meraih Ridho Allah SWT
Jika Istri menjadi tanah, suami menjadi langit penaungnya
Jika Istri ladang tanaman, suami menjadi pemagarnya
Jika seandainya Istri bengkok, berhati-hatilah meluruskannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar