Sabtu, 04 Mei 2013

Uji Sertifikasi Guru Tahun 2013

Woow.. angka yang fantastis, ternyata jumlah guru yang mengikuti Uji Sertifikasi Guru tahun ini mencapai 623,489,000 (Enam Ratus Dua Puluh Tiga Juta Empat Ratus Delapan Puluh Sembilan Ribu Jiwa). Mereka adalah peserta Uji Sertifikasi Guru yang belum dapet sertifikasi dari pemerintah.


Pantas saja banyak terjadi kasus guru yang meninggal karena depresi akibat gagal sertifikasi. Banyak guru yang mengalami depresi sehingga sakit parah dan bahkan tak jarang yang meninggal dunia akibat tidak lolos uji sertifikasi guru.

Rapat Koordinasi Guru Almarwah
Angka tersebut diperoleh dari berita Harian Umum Pikiran Rakyat Hari ini (4/5/2013) yang ditulis oleh Widyaiswara dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Barat.

Menurut Widyaiswara, untuk bisa ikut sertifikasi, harus mengacu pada aturan yang ada, yaitu harus melihat usia dan golongan masa kerja. Tidak semua yang lulus UKG nanti akan secara otomatis menjadi peserta Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).

Selain peserta yang lulus UKG 2013, menurut Widya, peserta sertifikasi juga diprioritaskan untuk guru yang gagal dalam UKA 2012 yang sudah mengikuti pelatihan, serta guru yang tidak lulus dalam PLPG tahun 2011.

UKG tahun ini akan diselenggarakan mulai 27 Mei hingga 8 Juni 2013. Berbagai upaya telah dilakukan seorang guru untuk meningkatkan taraf hidup mereka salah satunya melalui Uji Kompetensi Guru 2013 ini.
Persaingan dan perjuangan untuk lolos sertifikasi memang tidak mudah. Terkadang kita miris melihat sebagian teman-teman kita yang berprofesi guru berjuang keras, bahkan tak jarang ada guru yang sudah banyak mengeluarkan biaya untuk mendapatkan hak mereka lolos sertifikasi.

Namun, ada yang berhasil dan ada yang tidak. Ada yang berhasil, meskipun usianya terbilang masih sangat muda karena memiliki hubungan kekerabatan dengan pihak-pihak kedinasan terkait.

Namun, ada juga yang tidak berhasil meskipun sudah berpengalaman puluhan tahun mengajar dan terbilang sudah tua. Sampai sejauh ini, Sertifikasi masih harus dikaji ulang system dan pelaksanaannya.

Usaha Pemerintah sudah baik dalam meningkatkan taraf hidup pahlawan tanda jasa ini. Upaya pemerintah sudah cukup baik, namun, siapa yang berhak atau tidaknya mendapatkan sertifikasi, itulah yang harus di kaji ulang dan terus disempurnakan agar keadilan ditegakkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar