Selasa, 28 Mei 2013

Upacara Adat Pernikahan Sunda

Upacara adat pernikahan sunda adalah upacara sakral bagi sepasang muda-mudi yang ingin melanjutkan hubungan mereka ke jenjang rumah tangga. Upacara adat pernikahan Sunda adalah prosesi atau rangkaian kegiatan dalam acara pernikahan yang harus dilewati sepasang calon pengantin.





Prosesi upacara adat pernikahan sunda berisi petuah-petuah atau wejangan-wejangan bagi kedua mempelai dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

Upacara adat pernikahan Sunda berasal dari Jawa Barat, konon upacara adat pernikahan ini adalah tradisi kerajaan pasundan, salah satu penggagasnya adalah Prabu Siliwangi (Kian Santang) dan menjadi  salah satu tradisi yang turun temurun dari nenek moyang dan para leluhur kita di tanah Sunda sejak jaman kerajaan Pasundan.



Upacara adat pernikahan sunda identik dengan saweran pernikahan yang merupakan bagian dari prosesi upacara adat pernikahan ala Sunda ini. Acara Saweran pernikahan dilaksanakan setelah selesai akad nikah. Dimulai dengan penyaweran kedua mempelai oleh kedua orang tua pengantin  dengan iringan nyanyian kidung yang berisi nyanyian nasihat dan petuah bagi kedua mempelai.

Prosesi upacara adat pernikahan sunda meliputi beberapa  tahapan dimulai dari Sungkeman, Saweran, Meuleum harupat (membakar lidi 7 buah), Nincak endog (Nginjak telor), Ngaleupas japati (Melepas burung merpati). Saweran penikahan adalah salah satu dari rangkaian upacara tersebut.

Dalam saweran pernikahan sunda ini, ada satu sesi yang harus dilakukan yaitu  mendudukkan kedua mempelai berdampingan didampingi oleh kedua orang tua masing-masing. Kedua mempelai dipayungi diiringi oleh Kidung (nyanyian sunda yang berisi petuah), penyanyi dalam acara saweran pernikahan ini akan melemparkan Barang-barang itu disediakan dalam sebuah bokor (Wadah) kepada para tamu undangan yang hadir pada saat itu.

Isi bokor terdiri dari uang koin recehan, beras, permen, irisan kunyit, dan lipatan daun sirih. Masing-masing barang-barang tersebut adalah sebuah symbol pernikahan dan syarat akan makna dan doa bagi sepasang pengantin. Uang koin recehan  adalah simbol kemakmuran, beras adalah simbol kesejahteraan.

Permen adalah simbol keharmonisan rumah tangga, jika terjadi riak-riak kecil dalam rumah tangga, sepasang suami istri harus bisa menyelesaikan berbagai persoalan hidup dengan cara ang baik, manis di awal manis juga diakhir.

Irisan kunyit adalah simbol kesehatan. Kelak kalau salah satu dari mereka sakit, yang satu bisa menjaga dan menemani, istri sakit, suaminya akan menjaga dengan penuh kasih sayang. Sepasang suami istri harus bisa saling melengkapi peranannya dalam rumah tangga. Baik suami harus bisa menggantikan peran istri dalam rumah tangga jika istri sedang sakit, begitu pun sebaliknya.

Lipatan daun sirih adalah simbol keharuman dan harmonis. Sepasang suami istri harus bisa membina rumah tangga sampai akhir hayatnya nanti. Sepasang suami istri harus selalu tercium bau harum dan terlihat harmonis oleh orang-orang di sekitar mereka seperti mertua, saudara, tetangga, dan lingkungan sekitarnya. Juga bisa memberikan manfaat yang berarti buat kehidupan di sekitar mereka.

Saweran Pernikahan Sunda adalah prosesi acara perkawinan yang  unik dan menarik, namun, kadang tidak semua pengantin bisa menyelenggarakan acara tersebut karena memang biaya untuk melangsungkan acara tersebut cukup menguras dompet kita.

Tapi, pada umumnya, perkawinan semacam itu akan lebih berkesan dan menjadikan pelajaran berharga buat sepasang pengantin.

Apakah anda ingin menikah? Atau belum memiliki pasangan untuk diajak nikah? Atau juga anda belum nikah karena terbentur biaya, pasangan sih udah ada dan siap untuk dilamar. Kalau menikah dalam Islam sih jangan dibiarkan berlarut-larut.

Apapun hambatan, rintangan besar menghadang anda untuk melangsungkan pernikahan, jangan lari hadapi saja, kalau sudah mendapat restu kedua orang tua cepat-cepatlah menikah
.
Menikah itu gak perlu harus selalu mengeluarkan biaya besar, kalau kita tidak mampu jangan memaksakan diri, pakailah uang yang tadinya buat acara gede di pernikahan, simpan kembali uang tersebut dan pakailah buat kelangsungan hidup dalam rumah tangga.

Kita tidak akan pernah tahu hari esok seperti apa, akan tetapi, jika kita memiliki persiapan cukup, bekal hidup yang cuku, insyaallah kehidupan rumah tangga anda tidak akan berantakan. Ayo cepat nikah jika kalian sudah cukup usia, jangan ditunda-tunda karena hidup akan berantakan jika kita menunda-nunda pernikahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar