Senin, 10 Juni 2013

Cerita Lucu Mario Teguh

Cerita Lucu Mario Teguh kali ini tentang Dosen sarjana s1 dan anggota DPR cerdas. Lho.. Ko Pak Mario Teguh dibawa-bawa sih, aduuh maaf pak, kebetulan nih saya nebengin nama bapak supaya keangkat nih berat badan saya, siapa tahu jadi nambah sekilo. Lumayan pas Idul Adha bisa kurban. Hehe.. Maaf yah Pak Mario Teguh.. Jangan tuntut saya karena kesalahan bukan pada pesawat telepon anda pak.

Cerita lucu atau bukan itu tergantung dari persepsi dan pandangan setiap orang dalam menilai sesuatu cerita. Dalam kehidupan sosial, selalu ada hal-hal yang bisa membuat kita tertawa, senang, dan gembira. Diawali dengan obrolan-obrolan yang tidak berkualitas, tapi hal yang sebetulnya tidak penting dibicarakan ketika ngerumpi bisa jadi sebuah cerita menarik. Simak deh cerita lucu di bawah ini.



Kalau pun enggak lucu, kasih komentar saja dan saya sangat menghargai komentar-komentar meskipun itu dari satu sisi bisa dianggap komentar jelek. Akan tetapi di sisi yang lain, komentar jelek bisa lebih bernilai daripada komentar-komentar yang memuji. Bukan berarti menolak pujian, alangkah baiknya kalau pujian itu harus dibarengi dengan saweran.

Flying Without wings (Westlife kali) at
KPBS Pangalengan Jilid 1
Mana sawerannya, kalau enggak ngasih saweran kan rugi bandar nih. Saweran pernikahan boleh, mau saweran dangdutan juga enggak apa-apa deh saya terima dengan mas kawin eperangkat alat musik dangdut dibayar tunai, tentunya dengan artis dangdutnya donk sekalian. Boleh tuh Mela Anjani a.k.a Mela Barbie si goyang maut dengan saweran selangit.

Kalau sudah ngelantur, jadinya kemana-mana deh. Ya sudah silakan deh anda baca, selanjutnya terserah mau FB-an lagi boleh, twitteran juga enggak ada yang larang. Mau nonton Youtube juga silakan saja.

Dosen Sarjana S1

Alkisah ada seorang dosen yang gelarnya cuman s1, suatu hari dosen tersebut diundang rapat evaluasi kerja dengan para dosen lainnya oleh pembantu Rektor Jurusan. Para dosen yang diundang memang gelarnya sudah S2 semua, cuman dia yang bergelar s1.

Sebelum dimulai rapat, ada salah satu dosen nyeletuk ke dosen yang cuman bergelar S1 ini, dia nyeletuk begini;

“Gimana sih, ko kamu bisa jadi dosen, syarat dosen itu s2 loh, kuliah lagi s2 sana baru boleh jadi dosen di sini!! Ujar salah satu dosen yang nyeletuk.

Namun, sikap positif dari salah satu dosen lain menjawab celetukan sang dosen s2 tadi;

“Bapak tidak boleh seperti itu, coba lihat Pak, S1 saja dia sudah mampu jadi dosen apalagi kalau dia s2 mungkin saja dia bisa jadi dosen luar biasa, Don’t Judge a book by it’s Cover.” Ujar salah satu dosen yang memberi  semangat untuk dosen s1.

Anggota DPR  Cerdas

Alkisah ketika para anggota DPR dari komisi pengembangan wirausaha UMKM, ada gitu yah komisi tersebut? Anggap aja ada yah. Mereka melakukan penyuluhan di koperasi usaha salah satu UMKM di salah satu desa. Semua warga hadir saat penyuluhan mulai dari pedagang kecil seperti penjual es krim sampai ke pedagang besar seperti pedagang grosiran.

Tiba-tiba saja ada salah satu peserta yang hadir nyeletuk karena suka kesal dengan kelakuan anggota DPR yang sukanya tidur pas sidang soal rakyat.

“Kenapa sih kalian tuh para anggota DPR kerjaannya rapat mulu.”

Para anggota DPR yang melakukan penyuluhan tadi kebingungan dengan pertanyaan diatas, tapi ada salah satu dari mereka yang punya ilmu mantiq, cerdas sekali menjawabnya.

“Terima kasih atas pertanyaan bapak, kalau boleh saya tahu nama bapak siapa dan profesinya apa?”

Peserta tersebut menjawab:
“Saya Asep pak, profesi saya sekarang adalah penjual es krim KPBS Pangalengan.”

Anggota DPR  pun menjawab:
Super sekali bapak pertanyaannya, saya yakin bapak suka nonton Mario Teguh “The Golden Ways” ya di Metro Tv”

Asep pun menjawab:
“Alhamdulillah pak suka karena saya butuh motivasi untuk selalu semangat dalam berjualan.”

Anggota DPR tadi berkata:
“Sangat Super sekali, tepuk tangan semuanya buat Pak Asep yang brilliant, begini Pak, kalau saya bertanya kepada bapak seperti ini “Ko Pak Asep jualannya es krim mulu” apa jawab pak Asep?

Pak Asep pun termenung sejenak, baru menjawab pertanyaan anggota DPR tadi:
“Kalau saya enggak jualan es krim, anak-anak saya mau dikasih apa!!”

Anggota DPR menjawab:
“Super Duper sekali jawaban Bapak Asep tadi, memang begitulah kehidupan. Kerja enggak kerja, usaha enggak usaha, dagang enggak dagang, bisnis enggak bisnis, jualan enggak jualan hanya ada dua pilihan dalam hidup ini, sangat sederhana sekali. Begitu juga dengan anggota DPR seperti saya pak, Rapat enggak rapat, kalau enggak rapat, rakyat mau dikasih apa, apa mau dibiarkan menderita terus. Kalau enggak rapat, pembangunan untuk rakyat menjadi lambat pak.”

Pedagang es krim pun berkata:
“Owh iya yah pak, saya baru mengerti kenapa bapak rapat mulu mudah-mudahan rapat anggota DPR tidak hanya rapat dagelan saja pak, tapi disertai bukti dan tindakan nyata untuk rakyat seperti saya ini. Makasih atas jawaban bapak yang sangat cerdas sekali.”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar