Senin, 01 Juli 2013

Bulan Suci Ramadhan

Selalu ada yang salah dalam menyikapi datangnya bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh dengan kekhusyuan dalam beribadah kepada Allah SWT. Bulan suci Ramadan namanya juga bulan suci, atau yang disucikan, dan atau bulan penyucian diri sebaiknya disikapi dengan kepribadian yang bagus. Tadinya suka mabuk, bo yah kalau datang bulan suci Ramadhan berhenti dari kebiasaan jelek itu.



Bagi yang suka merampok bank atau kios-kios, mall, toko emas, yah untuk sementara puasa ngerampok dulu deh biar dosanya enggak terlalu gede. Atau ada yang suka jajan perempuan, bulan puasa nanti, harus stop jajan yang aneh-aneh, fokuskan diri, niat untuk lebih dekat dengan Tuhan.

Bagi ibu-ibu yang suka ngegosip, puasa dulu deh ntar, gara-gara ustad penceramah datang enggak pakai sandal ke mesjid, atau pake sandal tapi sisirangan (sandalnya gak berpasangan) terus ibu-ibu pada ngomongin ke tetangga-tetangga katanya ustad-ustad ko jorok, atau ustad ko buta warna, dll. Akhirnya kan hal sepele juga bisa jadi gossip.

Bulan puasa nanti, stop deh perilaku-perilaku yang salah dalam diri kita. Sudah saatnya kita lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, sudah saatnya kita khusyu dalam beribadah. Kalau pun itu juga kita masih diberi umur untuk bertemu bulan puasa. Kalau enggak, yah kita harus dari sekarang lebih khusyuk lagi.

Berikut saya akan tuliskan 10 kebiasaan jelek  yang harus dihilangkan saat menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan nanti :
  1. Hentikan kebiasaan menggunjing, satu perkataan aja yang jelek tentang orang lain akan mengurangi nilai ibadah puasa kita. Latih lidah kita untuk selalu berdzikir kepada Allah SWT.

  2. Menyalakan Kembang Api dan Petasan disaat orang lain sedang Ibadah Shalat Tarawih. Kebiasaan menghambur-hamburkan uang untuk membeli petasan dan kembang api yang lumayan mahal harganya sebetulnya perbuatan riya dan tidak terpuji. Memeriahkan bulan Ramadhan tidak harus menyalakan petasan karena itu adalah kebiasaan atau adat orang Barat. Nabi tidak mencontohkan kita untuk berfoya-foya, mentang-mentang orang kaya dan terkenal dimasyarakat kayaknya enggak nyalain petasan atau kembang api  serasa enggak afdol.

  3. Tidur di pagi hari sampai siang. Alangkah lebih baiknya waktu dipakai untuk perbanyak dzikir, mengaji, dan melakukan aktivitas yang positif dan bermanfaat. Sekecil apapun perbuatan positif yang kita lakukan adalah ibadah juga karena Bulan Ramadhan adalah bulannya curahan rahmat, kasih sayang, dan pahala dari Allah SWT.

  4. Hentikan Pemborosan Uang. Biasanya nih, pada umumnya pengeluaran untuk berpuasa bisa lebih banyak dari pada saat tidak berpuasa, konon katanya juga sih. Akan tetapi, saya juga merasakan hal seperti itu, siang-siang sudah membuat daftar menu untuk berbuka dan kadang-kadang pinginnya yang enak-enak, sama saja dengan pemborosan.

  5. Hentikan nonton film yang tidak senonoh di siang hari. Saat orang lain mengaji, ini malah nonton film yang enggak-enggak. Niatnya sih bagus, ngabuburit nunggu waktu berbuka sambil nonton film yang seru-seru.

  6. Hentikan kebiasaan genit kepada perempuan. Siang hari di bulan puasa selain panas, haus, lapar bisa juga ngiler kalau lihat perempuan cantik dan seksi sedang lewat di depan mata kita. Satu kali memandang enggak apa-apa, tapi kalau sudah kedua kali atau mandang terus enggak ngedip-ngedip itu enggak boleh karena bisa mengurangi pahala ibadah puasa di Bulan Ramadhan.

  7. Hentikan kebiasaan Main Monopoly, Ludo,Domino, Kobak, Gaple, Sabung ayam, dan adu bagong. Kenapa harus dihentikan? Karena pada intinya, permainan tersebut mendidik dan mengarahkan pemikiran kita bahwa judi itu ada psitifnya. Tapi tetap saja permainan tersebut sebaiknya jangan dibiasakan. Ada unsur perjudian atau gambling, setiap orang bergantung kepada angka di dua buah dadu.

  8. Hentikan kebiasaan mendengarkan musik dangdut yang berbau pornografi dan pornoaksi, apalagi sampai nonton artis perempuan yang lagi goyang dangdut di Televisi, itu enggak baik dan bisa menyuut nafsu setan untuk berbuat yang enggak benar.

  9. Bagi kaum perempuan yang merasa diri lagi berpuasa dan yang biasanya jarang pakai Jilbab. Selama bulan ramadhan kali ini pakailah keudung dan jilbab agar tidak mengundang mata dan nafsu laki-laki. Tidak memakai jilbab ketika keluar rumah di saat bulan suci ramadhan sama saja tidak berpuasa dan sama saja membiarkan pengaruh-pengaruh syetan masuk ke setiap laki-laki. Hormati laki-laki muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa dengan menjaga dan menutup aurat

  10. Hentikan kebiasaan ngedugem atau pergi ke klub malam, ini kan lagi bulan puasa sudah wakktunya kita insyaf dulu, perbanyak dulu beribadah untuk menutupi dosa-dosa kita yang kemarin-kemarin.
Selamat menjalankan ibadah puasa, perbaiki diri sendiri dahulu sebelum anda memperbaiki orang lain. Mudah-mudahan kita semua mendapat rahmat, berkah, dan ampunan dari Allah SWT. Amiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar