Sabtu, 20 Juli 2013

Menghargai Sebuah Proses Kehidupan

Hal-hal besar tidak dicapai secara tiba-tiba, melainkan melalui perpaduan dari serentetan hal-hal kecil yang dilakukan dengan baik dan sempurna. Vincent Van Gogh

Ada seorang pedagang asongan yang pernah berkata kepada saya dengan raut muka yang penuh semangat dan sangat percaya diri 

”Saya akan bertahan sampai saya sukses, Saya akan selalu menghargai setiap uang receh yang saya dapatkan, saya akan tetap teguh dengan pendirian saya, jika ada kesempatan, saya akan mengambil langkah yang tidak biasa orang lain lakukan. Bila tidak ada kesempatan, maka akan saya cari dan terus cari kesempatan itu dan saya akan selalu sabar menghadapi usaha saya yang satu ini."

Dia lalu berkata lagi

“Saya akan terus berusaha sekuat tenaga dan pikiran saya, dan saya tidak akan menyerah begitu saja untuk berhenti berharap karena saya tahu usaha sekecil apapun, yang dilakukan berulang-ulang, akan menyempurnakan segala hal”

Setelah ia mengatakannya, lalu ia mengerjakan usahanya sepenuh hati, siang malam ia bekerja banting tulang dan terus berpikir bagaimana mengembangkan usahanya tanpa ia lupa untuk berdo’a.

Eh, setelah sepuluh tahun saya tidak bertemu dengannya, tahu-tahu sekarang dia sudah punya mobil, dulunya dia hanya kos di sekitar kampus, kini dia mempunyai sebuah rumah yang cukup besar. Kini dia bukan lagi seorang pedagang asongan, melainkan seorang pengusaha di bidang industri kerajinan sabuk, dompet, dan tas yang cukup sukses di Jakarta.

Asalnya dari pedagang asongan dan menyewa kamar seluas 2x2 meter persegi. Setelah sepuluh tahun, dia membeli sebuah rumah yang pernah disewanya dan membuat kerajinan sabuk, dompet, dan tas yang dijual oleh puluhan anak buahnya di sekitar Jakarta. Harga sabuk, dompet, dan tas yang dijulanya cukup terjangkau, harganya cuman 10.000 rupiah dan untuk ukuran orang Jakarta terbilang cukup murah meriah.

Setiap malam saya selalu ingat, dia lagi menghitung uang yang jumlahnya puluhan dan bahkan ratusan juta. Uang yang didapat dia suka dimasukan ke dalam satu karung besar dan enggak kebayang jumlahnya. Setiap hari kerjaannya menghitung uang dalam karung. Dan kini, dia adalah seorang pengusaha sangat sangat sukses.

Ada ga orang kaya gitu? Ada.. Salah satunya adik Bpk. Uus Kuswara, SH. Bpk. Uus pernah menceritakan sepak terjang sang adiknya kepada saya. Dan itu adalah sebuah inspirasi hidup yang nyata. Bahkan mungkin banyak orang seperti mereka yang sukses seperti itu.

Tapi jika anda perhatikan apa yang terjadi pada mereka dan anda itu bukanlah sebuah kebetulan, tapi itu terjadi dari sebuah proses. Mereka sukses karena mereka sangat menghargai sebuah proses-proses dan tahapan-tahapan yang mereka lakukan menuju pencapaian yang lebih tinggi.

Jika anda ingin menjadi juara kelas tidak perlu terlalu risau kenapa belum jadi juara.. kenapa belum jadi juara.. Belajarlah dengan sebaik-baiknya maka pastilah anda akan menjadi juara kelas.

Tak perlu risau akan jadi kaya atau tidak, berbuat sebanyak-banyaknyalah kebaikan dan kemanfaatan untuk sesama tanpa lupa membuat Tuhan Tersenyum, maka pasti  anda akan menjadi orang kaya. Itulah sifat kehidupan. Belajar, yakini, sabar, dan hargailah sebuah proses seperti kata Vincent Van Gogh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar