Jumat, 12 Juli 2013

Pesawat Tak Berawak Amerika

Unidentify Flying Object come to us. Do not be afraid because they are not arms. This is not about an Alien or Princess of Mars (Dejah Thoris), not even Hall jordan. Is all about Unnamed drones, come to realize they unlikely destiny.

Amerika, negara maju dengan segudang prestasi dan pengalaman perangnya di dunia internasional memang sangat ditakuti Negara-negara lain. Konon katanya Amerika sering disebut Polisi Dunia berkat kepiawaiannya dalam menangkap dan menjerat hukum para penjahat kelas kakap, gembong narkoba, dan teroris dunia.

Pertahanan salah satu Negara adidaya ini sangat kuat, termasuk ke dalam lima besar angkatan militer terkuat dunia yaitu  Inggris, China, Rusia, Jepang, dan Amerika.

Peradaban negeri Paman Sam ini cukup maju terutama dari sisi perkembangan teknologi. Kabar baik buat Amerika setelah salah satu Jet tak berawak mereka-seperti diberitakan BBC News-berhasil melakukan latihan terbang dan pendaratan mulus untuk pertama kalinya.

Lagi-lagi Amerika memamerkan kekuatan barunya, salah satu teknologi robot yang diterapkan pada pesawat yang selintas mirip kelelawar ini berhasil melakukan pendaratan di salah satu angkatan laut USS George HW Bush yang sedang berada di lepas pantai wilayah Virginia. Sebelumnya, pesawat tersebut lepas landas dari Sungai Patuxent Naval Air Station, Maryland.

Pesawat tak berawak ini di beri nama X-47B, selintas mirip kelelawar dan sedikit mirip dengan Stealth (Pesawat anti radar) F-117 Nighthawk yang telah dikembangkannya kemudian diproduksi dari tahun 1981-2008 menurut Wikipedia.

Latihan terbang dan pendaratan yang mulus Jet  tanpa awak ini adalah salah satu poin yang sangat berharga buat mereka sebagai langkah awal perkembangan pernerbangan robot di masa depan. Pada bulan Mei sebuah pesawat tak berawak pun pernah diluncurkan sebelumnya dari operator yang sama, tetapi mendarat di landasan pacu di salah satu daratan Amerika.

Berikut adalah deskripsi pesawat X-47 B (pesawat predator):
  1. Lebar sayap 15 meter
  2. Panjang sayap 8 meter
  3. Berat 500 kg
  4. Pesawat dengan panduan remote control
  5. Ketinggian terbang maksimum 25.000 kaki
  6. Range pesawat sekitar 2.000 mil (3.218 km)

Pesawat X-47B “Salty Dog” adalah salah satu dari dua pesawat yang diujikan, dibangun oleh raksasa kedirgantaraan Northrop Grumman dengan kontrak 7 tahun dan menghabiskan biaya sekitar 1,4 miliar dollar Amerika.

Pesawat dengan sayap kelelawar ini dapat memberikan target pengeboman yang dipandu oleh operator dari jarak jauh (jarak terjauh sampai 3.200 km atau sejauhr 1.990 mil). Kekuatan pesawat tersebut adalah kemampuannya untuk tetap berada di atas area target untuk jangka waktu yang panjang dan mencari target-target potensial.

Peluncuran pesawat tak berawak Amerika memicu tekanan kritikan tajam terhadap pemerintahan Obama dari berbagai pihak karena telah menggunakan pesawat yang membawa rudal mematikan ini untuk membunuh para militant teroris yang beroperasi di Pakistan, Yaman, Afghanistan, dan Irak. Tekanan kritikan muncul ke permukaan setelah terjadi kasus penyerangan pesawat tak berawak ke wilayah Pakistan dan membunuh 17 warga.

Pameran kekutana persenjataan militer dan teknologi memang mengecilkan harapan manusia untuk hidup dalam damai. Persenjataan canggih dan super hebat menunjukan kepada dunia bahwa manusia itu ibarat semut kecil.

Apakah semut-semut ini bisa menikmati hidup atau dijadikan budak manusia dan seenaknya dibakar, diinjak-injak, dan di semprot dengan pestisida. Manusia di dunia ibarat semut bagi mereka yang haus dan serakah terhadap kekayaan Negara orang lain.


Tentu kita semua pasti tahu siapa yang benar dan salah, karena semuanya sudah jelas. Mudah-mudahan saja mereka semua termasuk kita kita juga bisa menyadari betapa indahnya dunia jika hidup dalam damai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar