Selasa, 23 Juli 2013

Waspadai Badai Matahari Dahsyat

Badai pasti berlalu, ko bisa badai pasti berlalu, lewat aja belum. Kalau badai gelombang dahsyat tsunami kayaknya sudah lewat dan mudah-mudahan tidak terjadi lagi dalam beberapa tahun mendatang. Badai Tornado kemarin baru saja terjadi di wilayah bagian Canada, Toronto yang memang cukup dahsyat dan memakan banyak korban jiwa.

Badai pun akan terulang dan kali ini diprediksi sangat dahsyat dan bisa memutus jalur listrik di dunia. Bisa anda bayangkan bagaimana rasanya kalau listrik menjadi padam selama kurang lebih satu sampai dua tahun.

Selain memutus aliran listrik, Badai ini juga bisa mengacaukan sistem navigasi (GPS) dan satelit, mungkin bagi pengguna layanan internet, telepon, dan pesawat telekomunikasi lainnya seperti ponsel pintar yang sekarang lagi booming tiba-tiba error dan tidak bisa diakses, alhasil fitur-fitur unggulan ponsel pintar pun menjadi tidak berguna.

Kalau itu terjadi, bayangkan pelaku bisnis yang sangat tergantung akses telekomunikasi dan internet mungkin yang pertama kali merasakan kerugian yang sangat besar. Badai kali ini bukan badai biasa, badai kali ini adalah Badai Matahari.

Badai Matahari dahsyat diprediksi akan menuju Bumi sepanjang tahun 2013-2014 seiring dengan siklus 11 tahunan pergerakan Matahari seperti diberitakan voaindonesia. Badai Matahari paling parah yang pernah tercatat menimpa Bumi pada 1859, badai matahari terbesar ini dinamakan Badai Matahari era Carrington (Penemunya adalah astronom Richard Carrington).

Di era Carrington, badai matahari ini telah mengacaukan komunikasi telegraf global, memutus listrik, mematikan layanan telepon, menghasilkan arus pendek pada satelit, dan memadamkan jaringan radio dan telegraf. Para operator merasa kaget dan terkejut ketika melihat banyak percikan api muncul dari kabel-kabel telegraf dan membakar kertas-kertas telegraf.

Menurut salah satu penulis laporan tersebut, Neil Smith, mengatakan bahwa badai kali ini mungkin lebih dahsyat dan bisa lebih parah lagi dampaknya mengingat saat ini dunia sangat tergantung pada pasokan listrik. Menurutnya diperkirakan 20 sampai 40 juta orang bisa kehilangan pasokan listrik selama satu sampai dua tahun.

Hal tersebut menurut smith bisa menyebabkan kerugian ekonomi sampai triliunan dollar Amerika.
Para pakar astronomi cuaca antariksa Amerika pun telah memperkirakan bahwa Bumi akan menghadapi aktivitas ledakan dahsyat dan mencapai puncaknya dalam dua tahun mendatang (Laporan yang ditulis Martin Robinson danRob Waugh, 4 Maret 2012).

Efek dari peristiwa Badai Matahri ini akan sangat berpengaruh karena akan mengganggu jaringan komunikasi global serta dapat merugikan kegiatan ekonomi global yang diperkirakan mengalami kerugian hingga 2 triliun dollar us.

Apa yang harus kita lakukan?

Masih ada waktu bagi kita untuk mencari solusi dan berinovasi untuk mencari atau menemukan beberapa sumber tenaga alternatif lain agar komunikasi global bisa tetap lancar. Saya kurang tahu pasti tapi mungkin saja anda lebih tahu.

Prediksi beberapa sahabat saya pun mengatakan bahwa siklus cuaca di Indonesia memang telah berubah. Beberapa bulan ke depan Indonesia akan mengalami yang namanya musim kemarau yang sangat panjang dan ini bisa menjadi salah dampak akibat siklus tahunan Matahari.

Jangan terlena dengan keadaan cuaca yang terus menerus hujan sekarang ini, bisa saja itu adalah suatu rahasia Tuhan yang harus kita sikapi dan syukuri. Kita sikapi karena siapa tahu Tuhan akan menguji keimanan kita esok atau lusa dengan merubah siklus cuaca secara frontal.

Yang harus kita persiapkan adalah, ingat enggak ketika Nabi Musa mengungkap tabir mimpi raja Firaun. Ketika itu nabi musa menyuruh pemerintah Mesir untuk bercocok tanam selama kurang lebih tujuh tahun dan berhemat karena dalam tujuh tahun berikutnya Mesir akan mengalami musim kemarau selama tujuh tahun pula.

Inti dari kisah Nabi Musa tersebut adalah, persiapkan diri kita untuk menyongsong hari esok yang bisa saja tidak sesuai dengan keinginan kita. Jika itu terjadi, maka kita pun telah waspada dan mempersiapkan diri.


Badai Matahari yang diprediksi akan datang ke Bumi pun harus diwaspadai, dan kita harus berhemat uang, air, dan lain-lain untuk menyongsong kehidupan yang bisa saja kelam di masa datang. Sesulit apapun kehidupan nanti, kita akan dapat bertahan karena kita sudah siap dan mau mempersiapkan diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar