Selasa, 26 November 2013

Cerita Anak Kera

Pernah dengar enggak kisah cerita tentang Kera, Kera atau Monyet, atau Lutung, dll adalah jenis spesies yang dilindungi. Tapi nih kejadian pernah dialamin ma temen-temen gue, konon katanya kalau kita menembak mati seorang induk Kera yang lagi menggendong anak Kera. Sebelum sekarat, Induk Kera yang kita tembak akan mendekati kita dan menyerahkan anaknya ke kita.


Kalau diceritain panjang lebar bakal sedih sekali, makanya gue enggak mau berlarut dalam kesedihan. Tuh Kera ngasih anaknya ke kita, langsung si induk Kera tersebut meninggal seketika karena kita tembak. Konon katanya, Induk Kera menyerahkan tugas pengasuhan anak Kera kepada kita, kalau dia bisa ngomong mungkin induk kera berkata begini: “Gue mati nih, makanya gue serahin nih anak ma elo yang nembak gue, supaya elo urus segala keperluan anak ini, elo urus susunya, mandinya, makannya, jangan lupa kasih vitamin biar tambah gemuk!”

Tingkah laku aneh induk Kera atau Ibu Kera yang kita buru sebelum matinya dengan menyerahkan anak Kera yang dia gendong kepada kita memang seperti manusia. Lalu bagaimana nasib Kera-kera yang ada di Kalimantan sekarang, sungguh kasihan engkau mahluk bumi, Kera dijajah manusia demi kepentingan duniawi semata.

Tapi ya sudahlah kalau masalah ini dibahas lagi, mungkin enggak akan ada habisnya, yang penting kita berdoa saja, supaya dalam seribu tahun kedepan, anak cucu kita masih bisa melihat tingkah unik dan lucu Kera si pemakan Pisang ini.

Nah bagaimana jika si anak Kera ini enggak mau diurus ma orang yang telah menembak mati Ibunya. Siapa tahu dia akan membalaskan dendam Sang Ibu untuk membunuh Manusia keji yang telah merenggut nyawa Sang Ibu Kera.

Trus yang lebih parah lagi, konon katanya Kera itu bisa dimakan dan sangat mujarab menyembuhkan penyakit gatal-gatal yang ada di tubuh manusia. Gile bener, bentuk tubuhnya aja kaya manusia, kasihan betul tuh Kera, sudah ditembak mati, terus di mutilasi kulitnya, dan dagingnya kemudian dimakan untuk pengobatan. Kayak enggak ada obat warung aja di dunia ini.

Manusia memang sudah tidak waras, malah lebih keji dari hewan pemakan daging sendiri. Mudah-mudahan kita tidak termasuk orang yang seperti itu. Manusia kalau memiliki iman tentu akan lebih bijak dalam memilih makanan yang baik untuk tubuh dan kesehatannya.

2 komentar:

  1. sungguh tidak manusiawi. Kera dijajah manusia demi kepentingan duniawi

    BalasHapus
  2. sungguh kejam
    ga patut d contoy

    BalasHapus