Jumat, 29 November 2013

Dikagetin Binatang Buas

Menangani seorang anak yang hiper aktif dan nakal memang tidak gampang tapi masih bisa ditangani. Bagaiman kalau ternyata gue ditakdirkan memiliki dua anak laki-laki yang nakal dan super aktif, apakah masih kuat? Masih donk karena yang satu bisa diurusin sama istri dan yang satunya lagi sama gue. Klau tiga? Tenang saj masih bisa ko, yang satu ma istri, yang kedua ma istri juga, dan yang ketiga ma gue.


Kalau empat gimana? Hem.. Tenang saja, masih bisa, yang dua diurusin ma istri, yang dua lagi ma gue. Kalu lima? Arghh.. Masih bisa, yang tiga ma istri dan yang dua ma gue. Kalau enam? Wkwkwk.. Mending gue terjun aja ke laut deh kalau ditanya kayak gitu mah.

Satu, dua, tiga, atau empat anak itu adalah anugrah dan “nikmat”. Tapi giliran ngurusnya yah minta ampun deh, mending kalau gue kaya, bisa manggil baby sitter atau pembantu buat ngurus anak-anak gue. Tapi kalau kismin, ya sudah deh jangan macem-macem, mending dua aja cukup.

Ngomongin soal punya anak nih, gue punya cerita lucu nih, mudah-mudahan lucu sih. Kalau enggak yah harus lucu, gimanapun caranya gue enggak mau tahu, pokoknya sehabis baca cerita lucunya, elo harus ketawa, kalau enggak gue laporin ke KPI, hehe...

Alkisah seorang ayah yang lagi kecapean sehabis pulang kerja nih, pas masuk rumah, dikagetin ma dua orang anaknya yang sedang bermain singa-singaan. Sontak saja si ayah tersebut langsung pingsan karena dikagetin ma dua binatang buas yang lagi mengaum-ngaum.

Dua anak yang ngagetin ayahnya enggak peduli dengan pingsan si ayah, mereka malah asik terus main Singa-singaan, seolah-olah ayahnya sudah mati dan niat mereka mengagetkan sangat berhasil. Si Ibu yang baru keluar dari dapur kaget melihat suaminya lagi terbaring di depan pintu. Si ibu langsung panik dan berlari ke depan pintu untuk melihat sang mantan kekasih tercinta yang terbaring, si ibu mengira suaminya Pingsan dan tidak sadarkan diri karena kelelahan.

Ketika istrinya hendak memegang kepala suaminya, mata suami sedikit melek dan membisikan kata: “Jangan mah, biarin, kalau papah bangun nanti singa-singanya ngajak main papah, biarin ma, papah pingin istirahat sejenak ko!!”. Istrinya dengan tersenyum lalu berkata; “Uh dikirain pingsan, untung keburu ngomong, kalau enggak, mamih sudah guyur papih nih pakai air!”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar