Kamis, 28 November 2013

Tuduhan Kasus Malapraktik

Siapa sih yang ingin melakukan Malapraktik? Semua dokter pasti ingin yang terbaik untuk para pasiennya. Vonis 10 bulan penjara atas tuduhan Malapraktik tiga dokter yang bisa disebut gagal mengobati pasien yang berujung si pasien meninggal dunia memang perlu ditelisik, ditinjau kembali, dan diluruskan lagi apakah berbenturan dengan HAM atau tidak.

Kasus Malapraktik yang menimpa dr. Hendry Simanjuntak, dr. Ayu, dan dr. Hendi Siagian apakah benar kasus tersebut Malapraktik atau semata karena kegagalan operasi pasien. Kalau mereka sudah menjalankan semua prosedur operasi dengan benar, apakah ini bertentangan dengan HAM?

Kalau saya berpendapat mungkin tidak seakurat dan sekaliber orang yang kompeten karena saya hanya seorang penulis biasa. Tapi kalau sudah berbenturan dengan HAM atau Hak Asasi Manusia yah emang begitulah keadaan hukum di negeri dan mungkin di dunia ini.

Saya sering mendengar salah satunya mengenai berita seorang guru memukul murid dengan wajar karena murid tersebut melanggar aturan yang diterapkan sekolah setempat. Tapi ujung-ujungnya HAM, walhasil guru tersebut kena pidana kurungan penjara.

Coba anda bayangkan diri anda dulu pas masuk SD, gue ngalamin yang namanya cepretan sapu lidi ke tangan gue, gue ngalamin jimat ngapung (rambut di telinga diangkat dan rasanya sakit sekali), cepretan dan hukuman jimat ngapung itu dilakukan karena gue sadar gue melanggar tata tertib dan aturan sekolah. Tapi faktanya sekarang, gue malah menilai hal itu positif dan sangat mendidik, daripada unsur yang mengatasnamakan penganiayaan siswa. itu sangat kurang mendidik dan membuat seorang murid lebih berani terhadap Sang Guru-nya.

Kembali ke laptop, kalau menurut saya, yang namanya malapraktik itu adalah proses pengobatan yang tidak didasari keilmuan dan pengetahuan akan tatacara pengobatan penyakit yang pasien derita. Akan tetapi, jika seorang dokter yang notabene keilmuan tentang pengobatan dan tatacaranya sangat kompeten, menurut saya itu bukan kasus malapraktik

Kalau mereka sudah melakukan yang terbaik, jika pun mereka gagal melakukan pengobatan, semua harus dikembalikan ke takdir Tuhan. Meskipun dokter telah berusaha, jika Tuhan sudah memanggil pasien tersebut, maka usaha pun akan sia-sia karena manusia akan kembali kepada Tuhan dan kita tidak akan bisa menolak kehendak Tuhan.

Jadi sebetulnya, kejadian semacam ini, kegagalan pengobatan pasien, dan kematian pasien itu sudah sangat sering terjadi. Cuman yang satu ini terlalu dibesar-besarkan padahal sebetulnya kejadian ini begitu kecil dihadapan Tuhan, semua kembali kepada kuasa Tuhan.

"Permasalahan itu kecil, namun kita-lah yang terkadang membuat masalah itu membesar."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar