Jumat, 15 November 2013

Ustad Pun Pandai Merayu


cpd
CPD Al Marwah 2013
Lelaki memang sangat pintar merayu dan begitu pandai menggoda dan memainkan hati setiap wanita, sekaliber ustadz pun demikian adanya. Eits.. Sorry bukan bermaksud mempermalukan seorang ustadz di depan umum. Sama sekali enggak ada niat untuk melecehkan atau menggurui seorangustadz karena gue takut disumpahin macem-macem nih. Seorang ustadz dengan segudang ilmu keagamaannya dan lebih dekat dengan Tuhan tentu saya takut akan doa-doa mujarab beliau.


Tapi lumrah donk, ustadz juga lelaki sama seperti kita, dia punya hati, nafsu, dan perasaan karena dia bukan malaikat atau Sang Dewa Langit. Tapi kembali lagi ke atas, bahwa lelaki memang sangat pintar dan merayu bahkan sekaliber ustadz pun suka pandai merayu.

Iya benar, ni kenyataan loh, ada seorang ustadz yang lagi mengadakan pengajian bersama para bapak-bapak dan Ibu-ibu berusaha memainkan hati para ibu-ibu pengajian. Kali ini para ibu-ibu yang hadir berjubel, saking banyaknya, mereka ada yang mendengarkan pengajiannya di luar mesjid.

Ya sudahlah, supaya tidak bertele-tele bagaimana ceritanya Sang Ustadz berhasil memainkan perasaan wanita, kita lihat saja di TKP;

Ustad : “Setiap Manusia itu punya kelebihan dan kekurangan’
Ibu-ibu pengajian : “Maksud Pa Ustad Apa?”
Ustad : “Nah Kaum wanita pun sama, setiap wanita pasti punya kelebihan dan kekurangan. Kalau Seorang laki-laki pingin menikahi wanita yang sempurna, tidak ada seorang pun wanita di dunia ini yang sempurna.”

Ibu-Ibu Pengajian terdiam dan Nampak kesal dengan ceramah ustad yang menyudutkan kaum wanita
Bapak-bapak yang hadir Nampak semangat dengan topik ceramah Bpk. Ustad kali ini.

Bapak-bapak : “Terus gimana Pak kalau kita pingin mencari wanita yang sempurna.”
Ustad : “Kesempurnaan hanya milik Allah SWT, wanita yang kita nikahi pasti punya kelebihan dan kekurangan. Nah,  kekurangannya itu kita cari di wanita yang kedua, di wanita yang kedua pasti ada kelemahan dan kekurangannya. Nah, kekurangannya itu kita dapati dari wanita yang ketiga, begitu pun wanita yang ketiga, kekurangannya kita dapati dari yang keempat. Maka Rosululloh SAW pun membolehkan seorang lelaki menikahi empat wanita.”

Ibu-ibu pengajian makin kesal dengan ceramah Bpk. Ustad yang menyudutkan kaum wanita.
Sebalikny bapak-bapak yang hadir tambah bersemangat.

Ustad : “Tapi, ada tapinya nih buat para bapak-bapak! sudah seyogyanya kita menuruti aturan hukum adat di negeri ini. Hukum adat memerintahkan nikah cukup satu, jadi ada baiknya kita mentaati hukum adat kita.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar