Rabu, 11 Desember 2013

Impian Tingkat Dewa

Terlahir dari keluarga miskin memang minder dan tidak percaya diri, apalagi jika mereka masuk di dunia pendidikan dan bergaul bersama teman-teman siswa lainnya. Minder karena kita tidak diberi uang sepeserpun untuk jajan, sedangkan mereka sedang asyik jajan di kedai atau toko.


Kurang percaya diri karena yang ada di benak pikiran kita, saya orang miskin. Lalau bagaimana jika anak tersebut miskin tapi penuh semangat untuk sekolah, tidak minder, dan percaya dirinya tingkat dewa.

Menggetarkan jiwa, bergidik seluruh bulu romaku, dan perasaan haru campur sedih kalau kita membaca tulisan polos dari seorang siswa tidak mampu dan memiliki impian besar. Kemiskinan membuat mereka berfikir keras untuk mendapatkan sebuah kehidupan yang lebih baik. Kemiskinan dan ketidak mampuan membuat seseorang menanggalkan ego, gengsi serta “harga diri” demi tujuan dan impian mereka.

Kehidupan memang sangat berat dan berliku. Apakah gunanya kita kalau kita tidak bisa berbuat sesuatu yang lebih berguna buat kehidupan. Kita memang miskin, tapi dunia akan berputar dan kita tidak selamanya akan jatuh miskin jika mau berjuang dan berusaha untuk hari esok yang penuh tanda tanya.

Ya Allah.. Kabulkanlah doa mereka yang memiliki impian dan cita-cita mulia. Berikanlah mereka kekuatan, keyakinan, serta petunjukmu agar mereka mau berusaha dan bekerja keras dalam hidup. Kuatkanlah hati mereka, teguhkan pendirian mereka, dan beri mereka kesabaran dalam menghadapi seberat apapun kesulitan yang akan mereka hadapi.

Ya Allah Ya Robbi, kekayaanmu sungguh tak berujung, turunkanlah kepada mereka setitik kecerdasan dari beribu titik kecerdasan-Mu agar mereka mampu berbuat sesuatu yang baik untuk dirinya dan keluarganya.
Ya Alla Ya Robb, berikanlah kami semua kekuatan dan keteguhan keimanan sehingga kami tidak lalai dalam beribadah, selalu bersyukur kepadamu, dan kami tidak sombong atas semua nikmat-Mu.

Ya Allah Ya Robb.. Aku mensyukuri atas semua Nikmat-Mu yang tak kunjung padam sampai akhir jaman. Berikanlah kecerdasan seperti Nabi Sulaeman, Kesabaran seperti Nabi Ayub, Kesalehan seperti Nabi Muhammad SAW, dan kekuasaan seperti Nabi Daud.

Ya Allah.. Ya Robb.. Kabulkanlah doa dan impian orang-orang yang mau beriman kepada-Mu. Berikanlah mereka seribu bahkan sejuta kebahagian dari sekian triliun kebahagiaan-Mu yang telah engkau curahkan kepada Kami.

Kehidupan bagi kami memang cukup sulit, tapi bukan berarti kami tidak bersyukur kepada-Mu. Ya Allah Ya Robb.. Ambisi kami untuk menjadi sukses begitu besar, impian-impian dan cita-cita kami memang tinggi, tapi inti dari semua itu adalah kami ingin berguna buat keluarga, masyarakat, dan bangsa ini. Oleh karena itu, kabulkanlah semua impian dan cita-cita yang telah kami tulis dalam sebuah goresan pena.

Ya Allah Ya Robb.. Buat kami menjadi orang yang lebih berguna dan berbakti kepada keluarga kami.

1 komentar:

  1. senang baca artikelnya kang, terima kasih postingannya.

    BalasHapus