Senin, 06 Januari 2014

Cinta diujung tanduk

Cinta diujung tanduk, apa benar cinta di ujung tanduk atau cinta diujung jurang, jangan-jangan cinta berakhir diujung tiang gantungan. Cinta diujung tanduk rasanya gimana? Sakit, perih, luka hati, menangis tidak terima cintanya hancur berkeping-keping kayak pesawat jatuh tertembak rudal atau terkena bom atom kayak Hiroshima Nagasaki.


Cinta memang akan berakhir dan sedang diujung tanduk atau mau sekarat jika salah satu pasangan atau bahkan kedua pasangan yang sedang jatuh cinta mengalami goncangan dalam percintaan, bukan goncangan karena gempa bumi, atau goncangan karena perahu oleng tersapu lipatan-lipatan ombak pasang, atau juga karena goncangan dahsyat dari pihak luar yang lebih keren, lebih kece, tajir lagi. Yah Cinta diujung tanduk memang harus dipasrahkan saja, relakan saja, dan ikhlaskan saja menerima kenyataan pahitnya percintaan yang dialami.



Cinta diujung tanduk memang memilukan dan menyesakan hati dan jiwa sang pelukis cinta yang melukiskan kisah cintanya dengan seseorang pujaan hati yang telah lama terjalin kasih, namun, ditengah perjalanan mengalami hambatan dalam percintaan.

Banyak faktor yang menyebabkan kisah jalinan cinta seseorang akhirnya berujung kelam atau cinta diujung tanduk. Seperti adanya pihak ketiga yang masuk kedalam lingkaran cinta yag pada akhirnya cinta mengalami goncangan goyang caesar dan Gangnam Style, yang terjadi adalah ada pihak yang tersakiti dan disakiti cintanya, kandaslah cinta yang mereka bina dan berakhir dibalik jeruji besi.

Faktor lain adalah karena salah satu pihak dari pasangan kita terlibat kasus korupsi atau penggelapan ganja, atau juga karena tertangkap suka judi togel, walhasil kisah cintanya berakhir cukup sampai di balik jeruji besi karena manusia mana yang mau kekasihnya dipenjara kecuali monyet-monyet beringasan yang suka pamer aurat dan kecantikan dengan modus menjadi beken dan populer.

Faktor lain bisa saja karena sang kekasih dipanggil ke haribaan pertiwi, cinta pasti berakhir diujung tanduk dan menggenaskan, namun, yang namanya mahluk Tuhan pasti akan kembali kepada Sang Penciptanya untuk melukiskan kembali semua yang telah dia jalani selama di dunia.

Ada juga faktor lainnya yang pada umumnya hampir di semua lapisan percintaan, entah itu cinta lokasi, atau cinta di tingkat RT Rw, dan bahkan cinta ditingkat Dewa pun sama permasalahannya akan seperti itu. Apa faktor tersebut? Jawabannya pasti karena Faktor ekonomi, tidak punya duit, mana bisa merayu seorang wanita cantik, tidak ada duit, mana bisa cewek nempel kaya perangko. Enggak ada uang, kekasih pun akan kabur meninggalkan gading yang tak retak, enggak ada uang, enggak akan ada sayang-sayangan.

Makanya bagi para cowok-cowok yang enggak mau kisah cintanya berakhir diujung tanduk, makanya kerja kerja dan kerja, cari duit, banting tulang, mau dari subuh sampai tengah malam pun, kalau kita punya ambisi dan tekad kuat ingin sukses dan hidup makmur taat bersahabat,  hilangkan rasa gengsi yang ada dalam benakmu, cari kerja, berusahalah, dan bertawakalah pasrahkan semua urusan yang telah kita kerjakan sama yang diatas sana.

Cinta enggak akan berakhir diujung tanduk lagi jika kita mau berkorban demi cinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar