Jumat, 10 Januari 2014

Keberuntungan Di Musim Hujan

Enaknya kalau cuaca hujan kayak gini ngapain yah? Kalau gue paling sering tiduran pake selimut tebal, apalagi kalau selimutnya hidup, terus ditemani secangkir kopi panas atau teh manis hangat sambil dengerin musik di Handphone atau radio. Tapi ada juga nih temen gue, biasanya kalau hujan-hujan kayak beginian nih, sukanya tiduran di kasur sambil Facebookan atau main game.

Tapi buat yang baru nikahan nih, momen cuaca seperti ini memang istimewa. Pengantin baru sangat dimanja dengan kondisi cuaca hujan, diem aja terus dirumah menikmati bulan madu ditemani suara rintik-rintik hujan, ditemani suasana dingin malam, dan ditemani sang pujaan hati yang sudah resmi dia nikahi.

Kalau cuaca gini pengantin baru lebih sering menghabiskan waktunya di ranjang, dikit dikit nempel akhirnya perang dimulai, bentar-bentar “Mah, Yuuk ah Geboy!” perang monopoli dimulai kembali. Begitu seterusnya sampai rasa kantuk berat menghampiri mereka.

Siapa yang paling beruntung di kala Hujan tiba? Nih gue punya sedikit info dan rahasia keberuntungan dikala musim hujan tiba:

Tukang Baso, menempati posisi teratas yang paling beruntung. Why? Tukang baso saat hujan tiba ramai pengunjung walhasil dolar mengalir deras ke saku celana si abang tukang baso.

Tukang Sekoteng, Bandrek, dan Bajigur sangat digemari masyarakat kampung atau pun perumahan, minuman tersebut sangat enak dinikmati disaat musim hujan tiba walhasil si penjual sekoteng, bandrek, dan bajigur pun beruntung dapat rejeki nomplok.

Berkah hujan pun datang kepada tukang penjual payung dan jas hujan, apalagi ditengah jalanan yang macet terus diguyur hujan. Banyak para pengendara sepeda motor pun memarkirkan di pinggir jalan sambil mencari-cari tukang payung atau jas hujan yang dekat. Walhasil tukang payung dan jas hujan pun menjadi laris manis.

Kalau sudah hujan, pastinya jalanan di kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, dan Bogor menjadi lahan banjir. Disini nih berkah datang pada tukang ojek perahu, yang jelas bukan ojek motor. Tukang ojek perahu menyewakan perahu mereka kepada orang-orang yang kebetulan susah pulang atau pergi dari rumah karena terhalang banjir besar.

Apapun kondisi cuaca dan lingkungan di sekitar kita, selalu ada celah dan ladang rejeki yang halal dan baik untuk mereka yang mau mengais rejeki demi bertahan hidup di tengah badai dan cuaca yang tak menentu sekarang ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar