Rabu, 19 Februari 2014

Tips Membangun Kembali Kebahagiaan Dan Hubungan yang langgeng

Masyarakat kita saat ini, lebih dari 50 % pasangan mengalami kegagalan dalam pernikahannya. Pada umumnya alasan utamanya adalah sulitnya mempertahankan komitmen.

Ketika dihadapkan dengan tantangan, orang akan lebih mudah menyerah ketimbang berusaha mempertahankan hubungan yang sudah lama mereka bina. Bagi pasangan yang sudah menikah, perceraian adalah hal yang biasa saat ini.


Pada kenyataannya, menjalin suatu hubungan, pacaran atau menikah adalah sulit. Suatu hubungan tidaklah selalu berjalan sempurna. Pertengkaran kerap terjadi jika sudah menyalahi komitmen. Dibutuhkan 100% komitmen dari kedua belah pihak untuk berhasil dalam membina hubungan yang baik sampai masuk ke jenjang pernikahan yang abadi.

Banyak orang yang tidak dapat mempertahankan hubungan karena mereka tidak pernah mau dan tahu apa masing-masing keinginan dalam hal ini komunikasi adalah penting. Tapi apabila setiap pasangan mengetahui dan menyadari apa hakikat masing-masing individu dalam berhubungan, maka hubungan akan berjalan baik dan makin harmonis.

Seorang wanita atau perempuan itu adalah pembicara atau komunikator handal. Dia akan merasa puas dan tidak menuntut lebih jika pembicaraannya mau didengar ma laki-laki. Seorang wanita lebih terbuka dan tidak memiliki ambisi besar dalam hidup.

Hal ini berbeda dengan kaum laki-laki, mereka lebih menutup diri, memiliki ambisi yang sangat tinggi, dan tidak mau diperintah. Mereka tidak banyak berbicara, cukup berbuat yang lebih baik untuk mencapai ambisi tertinggi dalam hidup dan karir mereka.

Dalam berhubungan, jika seorang laki-laki tidak mau dan tidak pandai mendengarkan perkataan seorang wanita maka yang timbul adalah ketegangan dan perselisihan dalam rumah tangga. Begitu pun juga bagi seorang wanita, jika mereka tahu kepribadian seorang laki-laki, maka rumah tangga pun tidak akan abadi.

Pada intinya sebuah pelukan hangat dari seorang laki-laki sangat diperlukan oleh seorang wanita dalam setiap pembicaraan yang berujung kesedihan. Sebuah pelukan bukan semata-mata adalah sebuah pelukan biasa, sebuah pelukan hangat akan meluluhkan dan mencairkan sebuah suasana yang tidak harmonis dalam hubungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar