Rabu, 30 April 2014

Sulitnya Mendapatkan Tiket Kereta Api

Kalau sulit mendapatkan tiket kereta api ya sudah saja beli tiket pesawat terbang biar cepet sampai. Ngapain kalau sekarang bisa online tapi tetap saja harus pulang pergi ke supermarket atau ke penjual tiket kereta api lalu ditukarkan di stasiun kereta api. Sudah saja beli di stasiun meskipun harus nunggu antrian.Tapi saya orang biasa saja, bukan orang kaya yang bisa pesan tiket selangit, so kalau mau dapat tiket kelas ekonomi, ya harus berburu tiket dari sekarang dan mau antri.

Saya adalah korban yang merasa dirugikan dengan kebijakan Indomaret tentang pembelian tiket kereta api. Pada hari minggu tepatnya tanggal 27 April 2014, saya membeli tiket kereta api Kutojaya Selatan jurusan Kiaracondong-Kebumen, kebetulan belinya-nya di Indomaret cabang Pameungpeuk, nama operatornya pun saya kenal, namanya Henny.



Beliau menjelaskan bahwa kebijakan Indomaret seperti terpampang di layar komputer yang dia tunjukan kepada saya, kebijakan Indomaret adalah kalau kita pesan tiket untuk keberangkatan tanggal 20 Juli 2014, maka kita harus pesannya tanggal 21 April 2014, mengacu pada H-90, tiga bulan sebelumnya hrus memesan tiket dan harus tepat 90 hari.

Ketika saya datang ke sana, karena kebijakannya seperti itu dan karena saya datang tanggal 27 April 2014, maka saya hanya bisa  pesen tiket untuk keberangkatan tanggal 26 Juli 2014. Namun, menurut penuturan operator, tanggal 26 Juli tidak bisa dibuka.

Dia menyarankan untuk pesan tiket tanggal 27 Juli 2014 karena masih ada sekitar 200 kursi dan itu dalam sehari bisa langsung habis. Ok-lah, untuk mengamankan kursi tiket, saya pun memesan tiket KA untuk keberangkatan tanggal 27 Juli 2014.

Setelah pesan saya menerima struk yang disegel cap Indomaret dan ditandatangani operator (Namun saya lalai enggak mendokumentasikan struk tersebut) untuk ditukarkan di stasiun bisa sampai tiga puluh menit keberangkatan.

Istri saya masih penasaran kenapa kursi tiket penuh untuk tanggal-tanggal 20 s.d 23, dia pun memaksa saya untuk berangkat ke stasiun, kebetulan stasiun jaraknya dekat dengan adik istri saya yang bekerja di pabrik. Penasaran karena kata adik istri saya, tiket di stasiun Kiaracondong masih bisa dipesan untuk tanggal 20 s.d seterusnya.

Adik istri saya mau membantu memesan tiket baru untuk tanggal 20 Juli 2014 dan menukarkan tiket yang tadi di beli di Indomaret. Memang distasiun Kiaracondong masih bisa dipesan, namun harus antri, dan adik istri saya kebagian nomor antrian ke 650 karena datangnya siang sekitar jam 12-00 WIB.

Adik istri saya yang bekerja di Bandung ada tiga, yang dua ikut antri di stasiun, yang satu pergi ke Alfamart di Jl. Jakarta. Kebetulan hari minggu siang menuju sore, hujan lebat, tapi tak menyurutkan perjuangan ke-2 adik istri saya mengantri di stasiun.

Setelah ngobrol panjang lebar istri saya dengan teman-teman sekosan adik istri, ada info baru, tiket bisa dipesan di Alfamart asal kita sudah mendapat informasi daristasiun bahwa tiket masih banyak untuk tanggal 20 Juli 2014.

Akhirnya adik saya yang satunya lagi mendatangi Alfamart di Jl. Jakarta dan dia bisa memperoleh tiket KA buat saya, istri, dan anak saya untuk keberangkatan tanggal 20 Juli 2014. Saya berterima kasih sekali kepada Toko Alfamart Jl. Jakarta yang sudah membantu saya mendapatkan tiket lebaran. Tapi ko di Indomaret Beda?

Karena lelah kedua adik istri saya mau menukarkan tiket yang dibeli di Indomaret Pameungpeuk esok hari. Keesokan harinya, istri saya mendapatkan telepon dari adiknya bahwa tiket kereta api yang dipesan di Indomaret cabang Pameungpeuk sudah hangus.

Ko bisa hangus? Menurut penuturan adik istri (Murni), setelah kode transaksi di Indomaret cabang Pameungpeuk yang saya baru pesan hari kemarin Minggu, 27 April 2014 untuk keberangkatan tanggal 27 Juli 2014 ternyata hangus dan tidak ada pengembalian uang tiket KA.

Menurut petugas loket KA, tiket yang saya pesan di Indomaret itu untuk keberangkatan tanggal 27 April 2014 jam 21.00 WIB bukan untuk keberangkatan tanggal 27 Juli 2014.

Jadi kalau ditukarkan hari senin, ya jelas sudah hangus? Yang saya enggak ngerti, terus bagaimana dengan Kebijakan Indomaret diatas? Saya memang enggak akan menuntut siapapun karena keteledoran saya tidak mendokumentasikan beberapa bukti transaksi yang seharusnya menjadi bukti kongkret.

Akan tetapi, saya hanya ingin memberi saran saja kepada Anda yang akan mudik lebaran, mudik hari raya Idul Fitri nanti, disarankan kalau beli tiket lebaran harus ke toko atau agen penjualan yang sudah memiliki reputasi sangat baik. Dan kalau bisa, lebih baik ke stasiun atau terminal langsung karena informasi di sana akan lebih akurat dan tepat.

Orang miskin seperti saya merasakan betul bagaimana sulitnya mendapatkan tiket ekonomi mudik hari raya. Kalau pesan tiket lebaran yang mahal, memang bisa, tapi buat modal sehari-hari disana enggak punya. Yah harus punya simpanan buat tinggal di Jawa sementara waktu. Bagi yang mau mudik lebaran, sekaranglah waktunya bagi kita untuk berburu tiket, jangan tunda lagi sebelum Anda kehabisan tiket.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar