Minggu, 13 Juli 2014

Boikot Produk Penyebab Tragedi Kemanusiaan di Palestina

Kalau tidak sekarang kapan lagi? Itulah sepenggal ajakan untuk boikot produk yang telah mendanai ribuan roket, tank tempur, dan pesawat tempur Israel. Sampai saat ini Israel masih tetap bisa melancarkan agresi militernya ke Palestina karena kita gagal dalam memboikot produk mereka sehingga produk penyumbang senjata Israel masih bebas berkeliaran di Indonesia.

Dewan Keamanan PBB angkat tangan terhadap agresi militer Israel ke Palestina, hal ini mencerminkan bahwa dewan keamanan PBB sebagai lembaga hukum tertinggi internasional perlu dievaluasi, dikaji ulang, dan kalau bisa dibubarkan karena hakikat tujuan PBB sendiri sebagai penjaga stabilitas keamanan dunia tidak pernah jelas dan tidak bisa memutuskan seperti terhadap kasus tragedi kemanusiaan yang sekarang ini menimpa Palestina.

Tahun 2014, ditengah kehidmatan bulan suci ramadhan, tragedi kemanusiaan kembali terjadi di wilayah Palestina. Ribuan warga Palestina menjadi korban kekejaman agresi militer Israel, ratusan warga Palestina meninggal dunia dan 70 persennya adalah warga sipil yang terdiri dari anak kecil, wanita, dan lansia.



Tragedi kemanusiaann kembali terjadi ditanah arab Palestina tepatnya di jalur Gazza, seluruh pemukiman di jalur gazza mulai rata dengan tanah akibat ribuan roket dan rudal yang menghujam wilayah pemukiman di Gazza. Sampai saat ini, sekitar 4000 warga Palestina kehilangan tempat tinggal mereka.

Benyamin Netanyahu Sang Otak dibalik agresi militer Israel ke Palestina memiliki watak sangat keras layaknya sifat Zionis Yahudi yang tertanam rapi semenjak dahulu kala. Dia tidak menghiaraukan seruan gencatan senjata, dia tidak menghiaraukan jutaan demo aksi pengecaman agresi militer-nya dari berbagai penjuru dunia, dan dia acuh tak acuh terhadap seruan penghentian penyerangan dari beberapa pemimpin di dunia.

Israel tetap tak bergeming dan terus melancarkan aksinya menggempur tanah Palestina yang diklaim sebagai tanah milik Yahudi. Hasilnya, ratusan korban jiwa, ribuan korban luka-luka warga Palestina menjadi sebuah tragedi kemanusiaan yang tidak terelakan bagi masyarakat Palestina. Palestina berduka kembali setelah mereka merasakan ketenangan selama beberapa tahun.

Israel memang keji dan tak beradab, seluruh dunia harus tahu bahwa aksi brutalisme, aksi anarkis, dan aksi militer Zionis Israel harus dihentikan agar tidak menimbulkan tragedi kemanusiaan yang sangat besar dikemudian hari. Kalau kita ingin menyelamatkan negara Palestina, salah satu langkah kecil yang baik adalah dengan boikot produk penyumbang dana terbesar persenjataan Israel. Hal kecil namun seringkali kita lupakan, akhirnya tragedi kemanusiaan pun tak terelakan.

Sudah saatnya bagi umat muslim kembali menyingsingkan badan, memperketat konsumsi makanan dengan memboikot produk-produk yang mendanai ribuan roket  dan pesawat tempur Israel. Sudah saatnya kita membuang jauh-jauh makanan yang memiliki merk-merk Yahudi. Karena produk-produk Yahudi yang bebas di negara kita lah yang telah mengakibatkan terjadinya tragedi kemanusiaan di tanah Palestina.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar