Rabu, 09 Juli 2014

Golput Beribadah Puasa

Di bulan suci ramadhan ini bertepatan dengan Pemilu Presiden Indonesia. Siapakah calon presiden pilihan anda? Apakah kandidat nomor urut satu Prabowo Hatta dengan koalisi merah putihnya? Atau kandidat nomor urut dua Jokowi JK dengan Revolusi mental yang mudah-mudahan bisa menekan dan membasmi Korupsi sampai ke akar-akarnya?

Siapapun Presiden kita nanti kita tidak boleh golput karena kalau golput maka anda bukan salah satu pendukung koalisi merah putih atau pendukung anti korupsi dan mental anda dipertanyakan apakah anda mental tempe atau tahu.

Kalau anda golput kan kasihan salah satu kandidat presiden nanti akan kehilangan suara dalam Pemilu Presiden dan tidak bisa maju membangun bangsa ini ke arah yang lebih baik. Jika anda tidak golput berarti anda masih punya hati nurani terhadap salah satu calon presiden pilihan anda.



Akan tetapi, jika di bulan puasa ini anda golput beribadah, golput tidak berpuasa, golput tarawih, golput mengaji tadarusan di mesjid, golput itikaf, golput zakat infaq sedekah, dan golput melaksanakan sahur dan berbuka puasa. Bagaimana nasib anda di akhirat kelak yah?

Jika anda golput tidak berpuasa di bulan suci ramadhan, golput tidak beribadah shalat fardhu di bulan penuh ampunan, golput tidak tadarusan di bulan penuh curahan rizki ini, golput tidak tarawih di bulan penuh curahan rahmat dan kasih sayang, dan golput zakat infaq sedekah maka sebetulnya Alloh swt tidak rugi.

Alloh swt tidak akan kehilangan pamornya, Alloh swt tidak akan turun jabatan sebagai Sang Maha Pencipta, dan Alloh swt tidak rugi melihat kita mabuk, judi, dan melakukan maksiat. Yang rugi adalah kita sebagai mahluk yang memiliki tugas di muka bumi ini semata-mata untuk beribadah. Kalau saja mereka tahu manfaat puasa dan pahalanya kata Alloh swt, maka mereka akan berlari mengejar ibadh puasa ini dan mereka akan memohon agar setiap bulan itu adalah bulan ramadhan.

Hebatnya Alloh swt, Alloh swt selalu memperhatikan kita sekalipun kepada orang-orang yang golput beribadah puasa di bulan suci ramadhan karena Alloh itu maha kaya, maha pemurah, maha penyayang, dan maha berkuasa atas segala sesuatu. Sedangkan kita, ibu jari keiris pisau saja sakitnya minta ampun sampai berhari-hari.

Mentang-mentang berduit terus pakai tato bunga mawar di tangan biar kelihatan preman dan gagah perkasa. Orang yang kuat itu bukan orang yang bertato atau orang yang jago berkelahi, orang kuat itu adalah orang yang bisa menahan hawa nafsu baik ketika berada di bulan suci ramadhan maupun di bulan-bulan sesudahnya.

Golput dalam Pemilu Presiden sih boleh-boleh saja berbangga diri karena kita tidak percaya sama kedua kandidat presiden nanti. Namun, kalau kita golput beribadah maka di akhirat nanti yang kekal kita termasuk calon penghuni neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu. Naudzubillah Hi Mindzalik... Mudah-mudahan kita semua dijauhkan dari segala siksa api neraka. Amiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar