Selasa, 22 Juli 2014

Hasil KPU Untuk Kemenangan Jokowi JK

Hasil perhitungan KPU telah diumumkan tepat jam 8.30 WIB dan pasangan nomor urut dua Jokowi JK menang di empat provinsi sementara pasangan nomor urut satu Prabowo Hatta 1 provinsi yaitu di Jawa Barat.

Jokowi JK menang telak di empat provinsi besar seperti Papua dan Jawa Timur. Perolehan suara hasil perhitungan KPU pusat untuk Jokowi JK sekitar 53 persen sementara kubu Prabowo Hatta adalah sekitar 48 persen. Hasil KPU ini berarti secara hukum dan konstitusional pasangan Jokowi JK adalah pasangan Presiden untuk lima tahun mendatang periode 2014-2019.



Selalu ada yang menolak hasil KPU yang secara hukum telah resmi dan sah, namun mudah-mudahan pasangan yang tidak menang bukan berarti kalah hanya saja Jokowi JK lebih banyak pemilihnya sementara Prabowo Hatta harus menerima dengan kepala dingin hasil KPU. Siapa tahu periode Pilpres mendatang mereka mencalonkan lagi dan bisa menjadi presiden kedepan.

Ditengah bulan suci ramadhan ini, hasil KPU mudah-mudahan bisa disikapi secara arif dan bijaksana oleh semua rakyat Indonesia. Kemenangan Jokowi JK adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia yang menginginkan perubahan. Kemenangan Jokowi JK adalah kemenangan Prabowo Hatta juga, semua kubu adalah sama memiliki niat yang baik untuk membuat Indonesia lebih baik.

Yang perlu diperhatikan oleh kita adalah bagaimana realisasi masa kampanye di seratus hari kepemimpinan Jokowi JK sebagai presiden maupun wakil presiden Indonesia. Apa janjji Jokowi JK yang pernah terngiang ditelinga kita bisa terealisasi atau tidak.

Kalau seingat saya, Jokowi JK akan meningkatkan anggaran pedesaan sekitar 1,4 Miliar per tahun. Jadi para kepala desa jangan khawatir kekurangan dana untuk pembangunan desa tertinggal. Mengapa Jokowi JK menang di hampir seluruh bagian di Indonesia Timur, kalau seingat saya mungkin rencana pembangunan Tol Bawah Laut yang didengungkan Jokowi JK saat kampanye membuat masyarakat di Indonesia Timur kepincut sama program Tol Bawah lautnya Jokowi.

Namun, yang perlu digarisbawahi adalah Papua, negeri mutiara dan emas yang berlimpah ini harus diperhatikan pemerintah. Negeri emas ini apakah sudah benar-benar sejahtera atau tidak? Kalau saya boleh bilang Rakyat Papua harus lebih sejahtera dibanding kota-kota besar lainnya.

Jangan mau ditipu negara atau bangsa lain, Papua harus lebih makmur dengan berlimpahan emas dan tembaga yang bisa mensejahterakan rakyatnya lebih dari cukup dan konon katanya seluruh masyarakat Indonesia pun bisa sejahtera hanya dengan sehari produksi emas saja. Satu hari Papua bisa memproduksi kurang lebih 300.000 ton emas yang sangat bisa mensejahterakan rakyat Papua.

Jokowi JK harus tegas terhadap Preefort, mereka harus menempatkan rakyat Papua diatas kepentingan bangsa lain ataupun kepentingan pribadi para pejabat yang haus akan keserakahan dan kekayaan instan.
Selamat buat Jokowi JK, mudah-mudahan Indonesia banyak perubahan dan mengalami kemajuan yang cepat dan bisa sejajar dengan negara-negara maju. Bukan lagi macan ompong melainkan macan dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar