Rabu, 09 Juli 2014

Hasil Quick Count Lembaga Survey Berbeda-beda

Hasil Quick Count berbeda-beda pada Pemilu Presiden Indonesia 2014. Hasil hitung cepat beberapa lembaga survey di Indonesia belum sah dan tidak bisa dikatakan valid karena hasil ini hanya mengambil sample data dari beberapa TPS sementara TPS yang ada berjumlah ratusan ribu dan menurut informasi yang diterima TPS di Indonesia itu ada sekitar 500 ribu TPS.

Sedangkan hasil hitung cepat lembaga-lembaga survey berada di kisaran dua ribu TPS yang dijadikan sample data untuk proses Quick Count Pemilu Presiden ini. Jadi hasil Quick Count lembaga-lembaga survey yang ada belum tentu menjadi patokan utama karena disinyalir lembaga survey  tidak obyektif dan memiliki kepentingan partai politik tertentu.



Hasil lembaga survey Pemilu Presiden berbeda-beda dan ini tentu saja membingungkan rakyat. Selain membingungkan rakyat, hasil survey yang tidak obyektif bisa membuyarkan harapan masyarakat Indonesia terhadap nasib Indonesia kedepan. Kalau hasil survey membingungkan, maka lembaga-lembaga survey tersebut sudah tidak obyektif dan memiliki kepentingan lain.

Dari proses hitung cepat Pemilu Presiden, ada Empat lembaga survey yang menyatakan kubu Prabowo Hatta menang mutlak dari kubu Jokowi JK. Sementara ada Lima lembaga lain yang mengklaim bahwa Jokowi Jk-lah yang menang mutlak berdasarkan proses hasil hitung cepat 5 lembaga survey tersebut.

Perbedaan hasil Quick Count ini tentu bisa menjadi polemik dan bisa menimbulkan suhu politik Indonesia semakin panas jika tidak disikapi dengan kepala dingin. Hasil hitung cepat lembaga-lembaga survey ini menjadi tidak obyektif lagi, tidak netral, dan ada keberpihakan terhadap partai politik tertentu.

Yang lebih akurat adalah hasil perhitungan Pemilu Presiden dari KPU yang merupakan konstitusi resmi negara Indonesia dan memang menghitung data Pemilu Presiden di hampir 500 ribu TPS. Hasil pengumuman perhitungan resmi akan diumumkan KPU tanggal 22 Juli 2014 nanti. Hasil Quick Count tidak sah dan belum resmi karena masih banyak distrik di Indonesia yang masih belum memberikan suaranya seperti di Papua ada 14 distrik atau sekitar 61 ribu suara yang masih belum mencoblos menurut berita di televisi. Jadi hasil Quick Count belum final dan masih diperdebatkan.

Presiden SBY telah menginstruksikan kepada jajaran TNI dan Polri untuk mengamankan proses pasca-pemilu yang telah dilaksanakan agar tidak terjadi bentrokan atau tindakan anarkis dari pihak-pihak yang ingin mencederai dan merusak ketenangan dan ketentraman bangsa ditengah pelaksanaan bulan suci ramadhan.

Berikut adalah hasil quick count berbeda-beda dari 9 lembaga survey di Indonesia:

NO
Lembaga Survey Indonesia
Hasil Quick Count Pasangan Capres
Prabowo Hatta
Jokowi JK
1
LSN
50,60
49,75
2
PUSKAPTIS
52,05
47,95
3
IRC
51,11
48,89
4
JSI
50,26
4974
5
KOMPAS TV
47,66
5234
6
POPULI CENTER
49,05
50,95
7
CSIS
48,11
51,89
8
SAIFUL MUJANI
47,03
52,97
9
CN
48,11
51,89

Tidak ada komentar:

Posting Komentar