Rabu, 05 November 2014

Pelecehan Berbuah Manis

Pelecehan biasanya ujung-ujungnya dihukum, dijebloskan ke penjara apalagi kalau sudah menyangkut pelecehan politik. Sana mencaci maki sini, kubu merah mencaci kubu putih, dan komisi A mencaci Komisi lain. Tapi bagaimana jika pelecehan ini adalah pelecehan yang berbuah manis dan malah membuat kita kaya mendadak!!


Maraknya kasus pelecehan baik itu pelecehan anak, pelecehan seksual, dan atau pelecehan dalam rumah tangga menjadi isu menarik untuk disimak. Kasus pelecehan sudah melewati batas ruang dan waktu, bahkan kasus pelecehan ini sudah menjalar ke dunia politik. Dan kini, yang menjadi korbannya adalah Bapak presiden terbaru Indonesia Jokowi.

Beliau dilecehkan di jejaring media sosial oleh orang miskin tapi sombong. Bukan maksud mencela melainkan miris, kalau kita miskin, dalam sunda kita mengenal harus Depe-depe atau Handap asor, da, tidak boleh sompral bisa kwalat dunia akherat. Kalau dalam bahasa Jawa, kalau kita miskin harus Tepo Seliro a.k.a sadar diri enggak boleh neko-neko.

Berkaca dari cerita jaman Rasullulloh Muhammad Saw, beliau ketika itu sedang berdakwah di salah satu wilayah perkebunan yang terletak di kota Thaif. Rasululloh tak henti-hentinya dicaci dan dimaki oleh masyarakat Thaif yang menolak ajakan beliau. Bahkan ada sebagian orang yang berani melempar kotoran dan batu sampai wajah dan muka beliau berlumuran darah.

Saat itu Jibril memang sangat iba melihat rasululloh Muhammad menderita kesakitan akibat perlakuan yang sangat tidak manusiawi masyarakat Thaif. Jibril menawarkan kalau Rasul mengijinkan, dia akan menimpakan satu gunung untuk menghujam dan memporak-porandakan pemukiman Thaif.

Namun, rasul Muhammad Saw begitu sabar dan penuh maaf, beliau menolak tawaran Malaikat Jibril dan beliau malah berdoa agar masyarakat Thaif diberikan petunjuk dan mendoakan keberkahan buat mereka.

Yang Rasul lakukan saat itu adalah sebuah contoh teladan, kisah teladan seorang pemimpin umat Islam yang sangat pemaaf. Kisah ini memang menjadi panutan umat muslim termasuk Presiden baru kita Jokowi.



Kasus pelecehan kali ini menimpa Jokowi yang dilecehkan lewat media jejaring sosial Facebook oleh seorang anak muda belia yang memiliki pekerjaan sebagai tukang sate memang ramai dibicarakan orang. Satu sisi, jika kita melecehkan seseorang dan sangat berlebihan apalagi kepada orang yang notabene beliau adalah lambang negara atau pemimpin negara, sepertinya wajar saja kalau hukum ditegakan.

Akan tetapi, Jokowi malah berlaku lain, beliau memaafkan M Arsyad, orang yang mengatasnamakan anti Jokowi di media facebook dan berusaha melecehkan seorang pemimpin negeri kita tercinta ini. Selain memaafkan, beliau juga memberi modal usaha buat orangtuanya yang miskin,agar taraf hidup mereka mudah-mudahan lebih baik.

Sudah miskin, melecehkan orang, jadi agak bingung saya!! Yang sebenarnya orang sombong itu siapa? Waduh, kalau saya miskin, sombong lagi, bagaimana jadinya ya!! Tapi, tips buat anda kalau mau memiliki modal usaha gratis enggak perlu keluar duit banyak, paling cuma dipenjara barang sehari atau dua hari mau enggak?

Yah kaya Arsyad donk ikutin, lecehin salah satu pejabat apalagi pemimpin negeri ini, saya jamin, jika latar belakang anda miskin, setelah melecehkan, insyaalloh dapat rejeki runtuh dari langit. Hehe.. Just kidding... yang pasti, mudah-mudahan sikap Jokowi itu menjadi detoksifikasi buat mereka yang mau melecehkan beliau. Jika belum jera juga, sebaiknya hukum ditegakan, karena jaman sekarang sudah sangat miris dan tidak bermoral, mungkin Arsyad ini adalah satu dari sekian juta orang yang masih bergentayangan menunggu modal usaha gratiss tanpa agunan..

Jokowi memang bijak dan mudah-mudahan tidak ada lagi Arsyad-Arsyad lainnya yang ingin membuat keonaran dan pelecehan di media sosial yang seharusnya dihiasi oleh pesan, moral, dan motivasi yang positif dan membangun. Jika ingin maju bersama, sebarkan energi-energi positif dalam semua hal seperti langkah pak Mario Teguh dengan Golden Ways-nya, atau Pak. Ade kurnia mauludin dengan Golden Words-nya, dan atau Pak. Insan Nurusalam dengan Golden Love song-nya...lol

Tidak ada komentar:

Posting Komentar