Jumat, 07 November 2014

Persib Juara ISL 2014

Pertarungan final ISL 2014 antara Tim maung Bandung Persib dengan Persipura berlangsung seru dan menegangkan. Di awal menit babak pertama Persipura memporak porandakan Persib Bandung dengan gol cepat Ian Louiz Kabez. Namun, Gol balasan pun lahir di menit ke 46 lewat gol bunuh diri Manuel Wanggai.

Gol balasan Persib Bandung berawal dari solo run Ferdinan Sinaga yang dijegal oleh Bio Paulin, Bio pun terkena akumulasi kartu kuning sehingga ia harus keluar lapangan karena telah mengoleksi dua kartu. Tendangan bebas Pirman Utina yang membentur mistar gawang mengarah ke daerah kotak pinalti. Kemelut pun terjadi begitu hebat dan manuel Wanggai pun melakukan gol bunuh diri.

Pertandingan akhir babak pertama skor imbang 1-1, akankah Persib berhasil menjadi juara ISL setelah 19 Tahun paceklik juara. Persib Bandung pernah menjadi juara ISL untuk pertama kali di tahun 1996 yang ketika itu Walikota Bandung di jabat oleh Kol. Wahyu Hamijaya (Pendiri Yayasan Almarwah Kabupaten Bandung).



Lapangan Sepakbola Jakabaring Palembang menjadi saksi bisu perhelatan final ISL 2014 ini. Suara gemuruh para suporter Persib Bandung menggema dan stadion Jakabaring memang dipenuhi bobnotoh Persib. Persib Bandung memang merupakan Tim sepakbola yang memiliki suporter terbanyak dan nomor satu di Indonesia.

Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke 52, M Ridwan melesakan sebuah gol yang sangat cantik berkat umpan terobosan Pirman Utina. Gemuruh stadion pun semakin membahana. Persib memperbesar keunggulan menjadi 2-1. Persipura memang kehilangan pemain andalan Bio Paulin yang menjadi bek tangguh Persipura, namun Bio terkena kartu merah.

Sektor pertahanan Persipura memang sedikit berpengaruh akibat kehilangan Bio Paulin dan ini terbukti gol M Ridwan pun tercipta akibat lemahnya pertahanan Persipura. Persipura meski tampil dengan 10 pemain, mereka tetap beringas dan terus menggempur gawang Persib. Namun sampai menit ke 60, kedudukan tetap 2-1 untuk tim maung bandung.

Untuk menambah daya gedor Persib, Atep sang Super Sub pun masuk menggantikan Tantan di menit ke 66.

Sebuah kerjasama berbuah gol cantik lewat umpan pugliara dan pahabol berhasil disarangkan oleh Boaz ke gawang Persib di menit ke 80 babak kedua. Kedudukan pun menjadi imbang 2-2. Skor pun tetap sampai akhir babak kedua dan harus dilakukan babak perpanjangan waktu 2 X 15 menit.

Sebuah pertarungan yang sangat dramatis dan melelahkan berakhir dengan adu pinalti. Akhirnya Persib memastikan diri menjadi juara setelah Ahmad Juprianto berhasil menyarangkan gol kelima dengan skor 5-3.

Selamat Buat Persib Bandung yang telah menjuarai ISL 2014. Juara yang telah lama ditunggu selama 19 Tahun lamanya oleh para masyarakat Jawa Barat, khususnya publik kota Bandung. Good Job for Persib Bandung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar