Kamis, 07 Mei 2015

Reshuffle Kabinet Atau Ganti Presiden

Isu hangat tentang perombakan kabinet atau Reshuffle Kabinet semakin ramai diberitakan di berbagai media. Enam bulan kiprah kabinet Presiden Jokowi di kancah pemerintahan sedang dievaluasi. Apakah Reshuffle Kabinet memang perlu atau Presidennya Ganti saja?

Kondisi Perekonomian Indonesia memang sedang memburuk, Jatuhnya Nilai Tukar, merosotnya harga saham di bursa, harga Barang kebutuhan Pokok terutama Beras yang semakin melambung tinggi, serta harga BBM yang terus menerus naik memang menjadi tolak ukur buruknya pemerintahan yang dipimpin Jokowi sekarang.



Imbasnya, masyarakat tidak mampu menjadi korban kenaikan harga Pangan, Masyarakat menjadi korban kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak, sementara upah atau Gaji yang mereka peroleh tidak mengalami kenaikan.

Jadi wajar saja kalau kriminalitas di Negara Indonesia semakin merajalela. Begal semakin berjaya di jalanan, kasus perampokan dan pencurian semakin sering kita tonton di layar televisi, dan Korupsi seakan luput dari pantauan KPK karena kisruh POLRI dan KPK yang tak kunjung tuntas.

Kembali ke Isu hangat mengenai Reshuffle Kabinet? Kabinet bekerja atas arahan kepala pemerintahan, kinerja mereka memang tak luput dari arahan dan keputusan pimpinan mereka. Kalau melihat kondisi perekonomian masyarakat sekarang yang semakin terpuruk, sebetulnya yang harus di reshuffle Kabinetnya atau Presidennya?

Namun, jika memang seorang menteri tidak menggubris arahan Presiden, dan dinilai tidak memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap perubahan yang positif di masyarakat, memang Reshuffle Kabinet itu perlu agar arahan pimpinan bisa diaplikasikan oleh Sang Menteri bukan dielakan.

Ibarat sebuah pertandingan Sepakbola, jika pemain telah bermain selama 30 menit atau 45 menit, akan tetapi pemain tersebut dinilai lemah dan tidak bisa memberi kontribusi yang baik buat timnya, apakah Sang Pelatih akan membiarkan pemain tersebut terus dimainkan atau diganti. Jika itu yang terjadi maka di pemerintahan pun, Reshuffle Kabinet bisa jadi diperlukan untuk meningkatkan kinerja kementrian tersebut.

Reshuffle Kabinet atau Apapun isunya, masyarakat tetap membutuhkan seorang Pemimpin yang tegas, berani, dan bisa memberi kesejahteraan yang layak buat mereka, bukan atas dasar kepentingan Partainya sendiri.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar